Connect with us

Olahraga

Rakernas PB PTMSI di Manado Sepakati Batasan Usia di Bawah 25 Tahun di PON 2024 Sumut-Aceh

Avatar

Diterbitkan

pada

Ketua Umum PB PTMSI Peter Layardi Lay (duduk paling kiri) dan Wakil Sekjen II Bidang Hukum KONI Pusat Markus Othniel Mamahit berfoto bersama peserta Rakernas 2022 di Hotel Grand Puri Manado, Sulawesi Utara. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Rapat Kerja Nasional (Rakernas) 2022 Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI) menyepakati pembatasan umur (di bawah 25 tahun) untuk cabang tenis meja pada pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Sumatera Utara (Sumut) – DI Aceh.

Hal tersebut disampaikan Ketua Umum PB PTMSI, Peter Layardi Lay, seraya menambahkan Rakernas berlangsung demokratis dengan dihadiri 28 Pengprov PB PTMSI yang menyertakan surat mandat, Rabu (19/10/2022) malam, di Hotel Grand Puri Manado, Sulawesi Utara.

“Puji syukur tiga agenda penting, yakni Penataran Wasit, Penaaran Pelatih dan Rakernas PB PTMSI telah berlangsung lancar dan tanpa kendala serta menghasilkan keputusan strategis untuk memajukan dan meningkatkan prestasi tenis meja di Tanah Air. Keseluruhan berjalan demokratis sehingga keputusan yang diambil merupakan kebulatan tekad seluruh Pengprov PB PTMSI yang hadir di Manado ini,” kata Peter.

Terkait pembatasan usia untuk PON 2024 Sumut-Aceh, diputuskan peserta Rakernas secara demokratis melalui mekanisme voting dengan memberikan tiga opsi. Sebanyak 15 Pengprov memilih opsi jika peserta PON 2024 Sumut-Aceh dibatasi dengan hanya bias diikuti atlet tenis meja di bawah usia 25 tahun.

Rakernas yang mengambil thema ‘ Bersatu Menuju Prestasi Tertinggi Tenis Meja Indonesia’ dibuka oleh Wakil Sekjen II Bidang Hukum KONI Pusat Markus Othniel Mamahit dan dihadiri oleh Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara Bidang SDM Ir Maynard Haefrey, perwakinan dari Danrem serta pejabat Muspida setempat.

Advertisement

PN Jakarta Pusat Menolak Gugatan Oegroseno

Di awal Rakernas ini Peter Layardi Lay kepada peserta mengumumkan kabar baik terkait keputusan PTUN menolak seluruh gugugat yang diajukan Oegroseno terhadap keabsahan SK KONI Pusat tentang PB PTMSI. “PN Jakarta Pusat terkait gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan Oegroseno terhadap Ketua Umum KONI Pusat yang tidak melantik dia, ditolak keseluruhan. Ini semakin menjadikan jelas dan terang benderang serta penegasan bahwa PB PTMSI menjadi satu-satunya pembina olahraga tenis meja di Indonesia.  Mari kita semua mulai fokus berkerja keras dengan bergandengan tangan bersama untuk membina atlet guna memajukan prestasi tenis meja lebih tinggi untuk membanggakan Indonesia,” tutur Peter.

Ditambahkan Peter, pelaksaan Rakernas merupakan agenda wajib tahunan yang harus dilaksanakan PB PTMSI sesuai AD/ART. “Rakernas sangat penting keberadaannya untuk menetapkan sasaran program kerja yang hars dicapai di tahun 2023, karena tahun depan itu sangat padat dengan adanya babak kualifikasi tenis meja untuk PON 2024 Sumut-Aceh,” terang Peter. “Dan puji syukur Rakernas berlangsung lancar dan aman serta menghasilkan keputusan penting untuk ditaati dan dilaksanakan seluruh insan tenis meja di Tanah Air demi tujuan mulia menghasilkan prestasi setinggi-tingginya guna dapat membuat banga Indonesia,” lanjutnya.

Ada pun provinsi yang hadir dalam Rakernas PB PTMSI 2022 di Manado terdiri: Papua Barat, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Baratm Jambi, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Bali, Maluku, Sulawesi Selatan, Gorontalo, Papua, Jawa Timur, Jawa Barat, Kepri, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Riau, Sumatera Selatan, Sulawesi Tengah, Bengkulu, Bangka Belitung, Lampung, dan Sulawesi Utara selaku tuan rumah. ****

Advertisement
Lanjutkan Membaca
Advertisement