Olahraga

Mantan Atlet Renang Shelly Selowati Berharap PON Ikuti Siklus Olimpiade

Published

on

Mantan Atlet Renang Shelly Selowati berbincang dengan wartawan di Media Center Jakarta. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA: Pekan Olahraga Nasional (PON) harus dijadikan ajang persiapan untuk menuju multieven dengan skala yang lebih tinggi. Hingga, siklusnya diminta untuk mengikuti siklus Olimpiade.

Hal tersebut diungkapkan oleh mantan atlet renang Shelly Selowati dalam bincang-bincang seputar PON bersama media di Media Center PON XX/2021 Papua, di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu (2/10/2021).

Menurut Shelly, dengan PON mengikuti siklus olimpiade membuat para atlet nasional bisa melakukan persiapan secara berjenjang untuk menuju ajang yang tertinggi, yakni Olimpiade.

“Jadi PON ini kan seperti Olimpiadenya olahraga di skala nasional. Bagusnya mengikuti siklus Olimpiade, tetapi dengan jadwal yang disesuaikan. Karena PON bisa jadi ajang persiapan untuk mengikuti kejuaraan lainnya hingga menuju Olimpiade. Misalnya Olimpiade di Oktober, PON harusnya setahun sebelumnya. Jadi atlet bisa mengukur sejauh mana kapasitasnya untuk menuju ajang tertinggi Olimpiade,” katanya.

PON yang sudah berjalan selama ini menurutnya kadang tidak sesuai dengan aturan internasionalnya. Padahal dengan mengacu ke aturan internasionalnya, atlet justru dinilainya bisa berbicara lebih di level yang lebih tinggi.

Advertisement

“Setiap atlet pasti tidak ingin hanya jago kandang saja. Pasti ingin berprestasi lebih, sampai Olimpiade. Karena itu aturannya harus jelas, harus mengacu pada aturan internasionalnya,” imbuh Board of Director AIBA (Asosiasi Tinju Amatir Internasional) ini.

Apa yang dilihat selama ini, PON dinilainya masih banyak politisnya. Dia pun berharap PON Papua ini akan berbeda dan jauh lebih baik penerapannya.****

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version