Olahraga
Juara Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025: Shafira Devi Herfesa Kumandang Indonesia Raya di Mongolia & Bawa Pulang Gelar WIM

Shafira Devi Herfesa. (Foto: PB Percasi)
FAKTUAL-INDONESIA: Pecatur belia Indonesia, Master Nasional (MN) Shafira Devi Herfesa -17 tahun, berhasil membuat bangga dengan mengumandangkan lagu kebangsaan Indonesia Raya di Mongolia juga berhak menyandang gelar Women Internasional Master (WIM) berkat juara di Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025.
Shafira juga merebut tiket lolos ke Piala Dunia Catur 2025. Prestasi luar biasa untuk gadis seusia dirinya.
Lompatan Dua Jenjang Gelar
Tak hanya itu, pecatur asal Yogjakarta ini juga membuat lompatan dua jenjang dalam tingkatan gelar catur internasional di kelompok putri. Normalnya seorang pecatur putri harus terlebih dahulu menyandang gelar Women Cadet Master (WCM) dan Women FIDE Master (WFM) sebelum berhak menyandang gelar WIM. Bahkan untuk bisa menyandang gelar secara penuh di setiap tingkatan para pecatur harus memenuhi ketentuan norma sebanyak tiga kali melalui turnamen yang direkomendasi federasi catur dunia FIDE.
Baca Juga : Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025 Mongolia: Pecatur Belia Indonesia MN Shafira Devi Ukir dan Catat Sejarah, Raih Juara dan Tiket Lolos Piala Dunia 2025
Manajer Tim Catur Indonesia di Asian Zone 3.3 Chess Championship-Mongolia, Henry Hendratno menuturkan, gelar WIM yang diraih Shafira tak terlepas dari peran Wasit Ketua atau Chief Arbiter, KK Chan yang berinisiatif mengajukan gelar WIM untuk Shafira ke FIDE sesuai ketentuan yang berlaku.
“Chief Arbiter punya wewenang mengajukan gelar ke FIDE untuk pencapaian yang luar biasa dari seorang pecatur di turnamen resmi yang merupakan agenda FIDE,” sebut Henry. “Dia (KK Chan) nanti akan membuat surat rekomendasi disertai hasil pertandingan Shafira selama Asian Zone 3.3 ke Komisi Wasit FIDE untuk dikaji. Kalo hasil kajian menyatakan tidak ada permainan curang, biasanya akan disetujui FIDE,” imbuh Henry yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PB Percasi saat dihubungi wartawan, Jumat (2/5/2025).
“Selanjutnya FIDE nantinya akan memberitahu PB Percasi untuk perolehan gelar pecatur Indonesia,” ungkap Henry. “Prosesnya biasanya sekitar 1 bulan,” tambah Henry.
Ditambahkan Henry, jika KK Chan juga menyampaikan gelar WIM untuk Shafira akan dikonfirmasi bulan depan atau Juni 2025. KK Chan juga menginformasikan kenaikan tajam elo rating Shafira dari sebelumnya 1983 naik menjadi 2373.
Baca Juga : Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025: Tinggal Mision Impossible IM Yoseph Theolifus Taher dan MN Shafira Devi Herfesa Raih Tiket Lolos ke Piala Dunia Catur 2025

Baca Juga : Presiden Asian Zone 3.3 GM Utut Adianto Buka Asian Chess Championship 2025 Babak Kualifikasi Piala Dunia
Di tempat terpisah, ketua Bidang Pertandingan dan Perwasitan PB Percasi, Agus Subandrijo, menambahkan keberhasilan Shafira meraih gelar WIM di Asian Zone 3.3 Chess Championship 2025-Mongolia karena sudah ada ketentuan yang disampaikan panitia bahwa juara di zona 3.3 dapat gelar WIM.
“Ini levelnya Asia. Pesertanya ada WGM dan WIM,” sebut Agus.****













