Olahraga
Jiwa Besar Ketua Pengprov PBSI Banten, Relakan Peluang Rebut Emas PON XX Papua Sirna

Ketua Pengprov PBSI Banten H Sudarto Adinagoro. (ist)
FAKTUAL-INDONESIA: Jiwa besar diperlihatkan Ketua Pengprov PBSI Banten H Sudarto Adinagoro, merelakan peluang merebut emas tunggal putri dan beregu putri di PON XX Papua dengan melepas Putri Kuuma Wardani membela Skuat Merah Putih ke Kejuaraan Beregu Campuran Dunia Piala Sudirman di Filandia.
“Kami harus kehilangan salah satu pemain andalan kami yang semula kami targetkan dapat mempersembahkan medali emas di PON XX Papua. Tak tanggung-tanggung kami kehilangan peluang untuk bisa merebut dua medali emas, tunggal putri dan beregu putri,” kata H Sudarto.
Putri KW batal memperkuat tim PON Banten. Ia harus bergabung dengan Timnas untuk bertanding di ajang Piala Sudirman di Finlandia. “Kita meski melihat kepentingan yang lebih besar. Kepentingan memperkuat Timnas harus lebih didulukan, meski sebenarnya Banten membutuhkan Putri KW demi menjaga peluang dapt memrebut emas di PON XX Papua,” jelas H Sudarto. “Kita tak boleh egois jika memang kepentingan lebih besar memang harus lebih dulu dikedepankan,” lanjutnya.
Nama pebulutangkis Putri KW mencuri perhatian ketika dalam Simulasi Piala Uber 2020 lalu. Pebulutangkis jebolan klub PB Exist itu berawal pada tahun 2018 yang berstatus magang di pelatnas.
Putri KW hanya butuh satu tahun untuk menunjukkan kapasitasnya sebagai harapan baru pebulutangkis putri. Setelah resmi masuk pelatnas pada tahun 2019, setahun kemudian dia melesat dan tampil menjanjikan.
Dalam Simulasi Piala Uber 2020 yang diadakan PBSI, Putri KW berhasil menjadi sosok pebulutangkis yang tak terkalahkan dari tiga pertandingan. Ia pun lantas terus mendapatkan kesempatan untuk menjadi pebulutangkis utama di Timnas Indonesia. ****