Olahraga

JAPFA Chess Festival k-14 2024: IM Yoseph Taher Juara Kategori Open, WCM Theodore Berjaya di Kelompok Senior Putri

Published

on

JAPFA Chess Festival k-14 2024: IM Yoseph Taher Juara Kategori Open, WCM Theodore Berjaya di Kelompok Senior Putri

IM Yoseph Theolifus Taher harus berfikir keras ketika menghadapi FM Hamdani Rudin di babak kesembilan JAPFA Chess Festival 2024. (Foto: Bambang)

FAKTUAL-INDONESIA: Bermain maraton tiga jam lebih di partai ‘grand final’, IM Yoseph Theolifus Taher (Kalteng) akhirnya menuntaskan misi merebut juara kategori open di ajang JAPFA Chess Festival ke-14 2024, setelah bermain remis dengan pecatur senior FM Hamdani Rudin (Jabar) di babak kesembilan, Rabu (21/8/2024), di Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta.

Sementara di kategori senior putri, WCM Theodora P Walukow (DKI) keluar sebagai juara. Ia menorehkan poin tertinggi 7,5 poin, unggul 0,5 poin atas etingkat kedua WNM Nadya Anggraeni Mukmin (Jatim) yang meraih 7 poin.

Pertandingan babak kesembilan kategori open antara IM Yoseph Taher menghadapi MF Hamdani. Yoseph yang memegang buah putih tidak mau gegabah dan memilih bermain sabar.

Baca Juga : JAPFA Chess Festival ke-14 2024: WGM Medina Aulia Harus Akui Keunggulan WGM Vo Thi, IM Yoseph Taher Kokoh Puncaki Kategori Open

Kesabaran Yoseph akhirnya berbuah manis ketika memasuki langka ke-44, baik dirinya dan juga Ramdani sepakat memetik hasil remis.

“Lega dan senang rasanya bisa meraih gelar juara,” kata Yoseph. “Perjuangan tak mudah karena tarung harus maraton tiga sampai tiga setengah jam untuk melakoni satu babak di JAPFA Chess Festival ini.Juga juara harus dipastikan hingga babak akhir, yakni babak kesembilan,” sambungnya.

Advertisement

Yoseph keluar jadi juara dengan mengumpulkan 8 poin. Ia bersama IM Nayaka Budhidharma (Jatim) sama-sama mengoleksi 8 poin, namun Yoseph unggul solkov hingga berhak menjadi juara.

Persaingan di kategori open pada JAPFA Chess Festival kali berlangsung ketat dan menarik dari babak pertama hingga sembilan. Terbukti, pecatur GM Novendra Priasmoro (DKI) hanya mampu duduk di peringkat keenam klasemen akhir dengan torehan 7 poin.

“Kemenangan atas GM Novendra pada babak kedelapan, menjadikan lebih percaya diri melawan FM Ramdani di laga pamungkas. Meski sedikit ada tekanan unggul tipis 0,5 poin, dan kemungkinan gelar juara bisa lepas gelar kalo saya kalah,” sambungnya.

Hendry Jamals, inspektur pertandingan JAPFA Chess Festival, menilai hampir seluruh kategori memperlihatkan persaingan ketat dan menarik. “Ini membanggakan catur kita karena dari situ kita bisa lihat para pecatur ini tekun berlatih untuk meningkatkan atau menjaga peforma mereka,” tutur Hendry. “Terlebih jelang PON XXI Aceh-Sumut, catur yang jadi salah satu cabor memperlihatkan tarung di PON akan seru dan menarik karena itu terlihat dan tergambar di JAPFA Chess Festival ini. Hampir seluruh kategori memperlihat persaingan ketat dari 21 Provinsi yang mengirim pecatur mereka ikut kejuaraan ini,” jelasnya.

Shifania Aulia Cahyono menjadi jawara di KU-14 Putri. (Foto: Bambang)

Baca Juga :  JAPFA Chess Festival ke-14 2024: Tertinggal 1,5 – 4,5 WGM Medina Belum Mau Menyerah, 10 Pecatur Buka Peluang Rebut Juara Kategori Open

Shifania Juara KU-14 Putri 

Pecatur putri muda berbakat, Shifania Aulia Cahyono (DI. Yogjakarta), tampil luar biasa untuk merebut juara KU-14 Putri dengan raihan 7,5 poin.

Advertisement

Shifania unggul solkov dari Josephine Grace Rondonuwu (Jatim) yang juga mengumpulkan poin sama 8.

“Gembira meski sempat nervous karena di pertandingan terakhir harus bermain remis,” tutur Shifania. “Gelar di sini tentu menjadikan motivasi saya untuk berlatih lebih keras lagi agar bisa menjadi pecatur andalan Indonesia,” sambung Shifania yang punya cita-cita tinggi dapat meraih gelar Grand Master ini.****

Exit mobile version