Olahraga
Jakarta ATF 14&Under Category 1: Tuan Rumah Borong Lima Gelar Juara, Lukman Praditya Nyaris Tuntaskan Kejutan

Ethan Jake Frans bersama Susan.Soebakti dan.finalis KU-14 tunggal putra. (Foto: Bambang)
FAKTUAL-INDONESIA: Petenis tuan rumah ‘unjuk gigi’ borong lima dari delapan yang diperebutkan di ajang Jakarta ATF 14&Under Category 1/2025, Jumat (28/3/2025), di lapangan tenis The Sultan Hotel & Residence, Jakarta.
Unggulan teratas KU-14 putra, Ethan Jake Frans, merebut gelar sesudah mengatasi rekan senegaranya Titouan Parrod dalam partai All Indonesian Final dengan dua set langsung 6-3, 6-3.
Baca Juga : Jakarta ATF 14&Under Category 1: Petenis Tuan Rumah Merajai Sektor Putra
“Senang bisa raih juara di turnamen category 1 ATF. Tidak mudah karena lawan-lawan dari negara Asia cukup bagus,” kata putra mantan bintang tenis putri Indonesia, Wynne Prakusa.
Di ganda putra KU-14 putra, tuan rumah juga berjaya melalui pasangan Komang Purustam/Titouan Parrod yang memang menempati unggulan utama. Mereka di final meredam perlawanan pasangan unggulan kedua M Sendil Kumar/Rambir Sandhu (India) 6-1, 6-2.
Podium juara KU-14 putri. (Foto: Bambang)
Peringatan di Sektor Putri
Sukses di kelompok putra, tidak diikuti di sektor putri. Sektor putri yang biasa Indonesia banyak berbicara dengan melahirkan sederet bintang seperti: Yayuk Basuki, Wynne Prakusa, Angelique Widjaja, Aldila Sutjiadi, Priska Madeline Nugroho, justru dari turnamen ini perlu perhatian khusus.
Sebab wakil Merah Putih malah tak berdaya karena suda gugur seluruh wakil di babak perempatfinal.
Baca Juga : Hasil Swiss Open 2025: Gagal Hadang Wakil Chinese Taipei, Sabar/Reza Terhenti di Perempatfinal
“Warning untuk sektor tunggal putri,” kata Direktur Turnamen Susan Soebakti. “Kita selama ini sangat kuat di sektor putri, tapi di turnamen ini wakil kita hanya bisa bertahan sampai babak perempatfinal. Ini harus menjadi perhatian kita semua,” sambungnya.
Justru petenis India berhasil menyegel gelar tunggal putri KU-14. Vasundra Balajee meraih juara sesudah di babak pamungkas Jakarta ATF 14&Under Category 1 ini menang atas Lena Lin (Hong Kong) 6-2, 6-1.
“Turnamen yang bagus, senang rasanya dapat meraih juara di sini,” tutur Balajee.
Di ganda putri KU-14 gelar juara diboyong pasangan unggulan kedua duet ‘gado-gado’ Nayati Bhandari/Chiho Shirai (India/Jepang) yang tampil mengesankan menjungkirkan pasangan unggulan utama Amanda Teng/Audrey Teng (Malaysia) dengan dua set langsung 6-2, 6-1.
Lukman Praditya (kanan) yang akhirnya harus puas jadi runner up. (Foto: Bambang)
Baca Juga : Hasil Swiss Open 2025: Bermain Sangat Tidak Bagus, Fikri/Daniel Melenggang ke Perempatfinal
Kelompok Umur 16 Tahun
Sementara di tunggal putra KU-16, wakil Merah Putih dari Klub DETEC Lukman Praditya nyaris menuntaskan kejutan meraih gelar. Hanya sayang karena grogi tampil di laga pamungkas, dia gagal mengatasi demam panggung hingga menyerah ke unggulan utama yang juga petenis peringkat kedua ATF Hursh Patel (India) 1-6 4-6.
“Nggak tahu grogi dan serba salah mukul di set pertama, ” aku Lukman yang memang tak masuk daftar unggulan namun sukses melesat hingga tembus ke final. “Mungkin karena ini final pertama saya di turnamen category 1 ATF, jadi mental saya masih grogi,” sambungnya.
Namun tuan rumah sukses menggondol tiga gelar lainnya di KU-16, yakni: tunggal putri, ganda putri dan ganda putra.
Di tunggal putri KU-16 juara dipersembahkan Kaylee Tandjung dengan menghempaskan Ave Policarpio (Filipina) 6-0, 6-1.
Sukses Kaylee berlanjut di nomor ganda putri KU-16 dengan berpasangan Sofia Grace Santoso, sesudah di final menang 6-3, 6-3 atas duet ‘gado-gado’ Trea Quirina/Ong Erynne Francesca (Indonesia/Filipina).
Baca Juga : Hasil Swiss Open 2025: Perdaya Wakil India, Putri Kusuma Melaju ke Perempatfinal
Satu gelar tuan rumah lainnya dipersembahkan dari ganda putra KU-16 melalui pasangan Azzam Zhafir/Caluin Santoso. Di final mereka lewat perjuangan melelahkan menyudahi perlawanan pasangan ‘gado-gado’ Lucas Go/Hursh Patel (Filipina/India) melalui tiga set 6-3, 1-6 dan 10-4.
Jakarta ATF 14&Under Category 1 ini merupakan seri kedua dari enam turnamen resmi Federasi Tenis Asia (ATF) yang bergulir di Tanah Air sepanjang 2025. Category 1 merupakan kategori tertinggi yang pernah terselenggara di Indonesia.
Ada pun persyaratan untuk naik level di category 1 ATF adalah peningkatan fasilitas turnamen seperti ketersediaan perangkat pertandingan pada babak lebih awal daripada kategori 2 yang telah berlangsung pekan lalu. Pembeda lainnya adalah hospitality berupa akomodasi gratis untuk peserta babak utama yang harus disediakan panitia. ****