Olahraga
Hadiri Pembukaan PON, Raja Sapta Oktohari Tekankan Pentingnya Sportivitas

Ketua NOC Indonesia Raja Sapta di PON XX Papua. (dok NOC)
FAKTUAL-INDONESIA: Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) berharap pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021 Papua terselenggara dengan lancar. Multi event nasional yang resmi dibuka hari ini diharapkan dapat menjunjung tinggi sportivitas agar dapat menciptakan pondasi kuat olahraga Indonesia.
Hal itu disampaikan Presiden NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari setibanya di Bumi Cenderawasih, Sabtu (02/10) siang. Ia datang bersama Komite Eksekutif (KE) Rafiq Hakim Radinal dan Teuku Arlan Perkasa Lukman untuk menghadiri opening ceremony PON di Stadion Lukas Enembe, Jayapura pada malam ini pukul 19.00 WIT.
“Saya berharap semua cabang olahraga dapat mengoptimalkan fungsi PON sehingga dapat ajang ini dapat menciptakan bibit-bibit baru olahraga yang dapat mewakili Indoensia di kancah dunia serta meningkatkan kualitas wasit di Indonesia,” kata Okto, sapaan karib Raja Sapta.
Okto menyempatkan diri kembali ke Tanah Air lebih cepat agar dapat memenuhi undangan opening ceremony PON. Diinformasikan sebelumnya, Okto baru dari Eropa untuk melakukan diplomasi olahraga demi mengangkat posisi Indonesia di mata dunia.
Cara tersebut merupakan upaya NOC Indonesia untuk menjemput bola ke Federasi Internasional (IF), Dewan Olimpiade Asia (OCA), hingga Komite Olimpiade Internasional (IOC). Diplomasi ini dilakukan dalam rangka merealisasikan Indonesia Olympic Champions Program juga diharapkan dapat membantu visi pemerintah menyukseskan Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).
Di sisi lain, Okto berharap perwakilan 34 kontingen yang hadir tetap dapat menjunjung tinggi sportivitas. Telebih, olahraga mengedepankan tiga hal utama yang juga menjadi nilai Olimpiade, yakni excellence, friendship, dan respect.
“Saya percaya semua telah berlatih keras menyiapkan diri tampil di sini dengan tujuan meraih kemenangan. Tapi, menang dan kalah itu hal biasa di olahraga dan tetap harus diingat bahwa olahraga mengajarkan kita mengutamakan sportivitas, bukan gengsi daerah atau kelompok semata,” kata Okto.
PON Papua mempertandingkan 37 cabang olahraga, yang meliputi 56 disiplin olahraga dengan 679 nomor pertandingan dan diikuti sekitar 10.000 atlet dan official dari 34 provinsi yang akan bersaing hingga 15 Oktober.
Lokasi pertandingan PON terbagi di empat daerah, yakni Kota Jayapura (15 cabor dengan 21 nomor disiplin), Kab Jayapura (14 cabor dengan 22 nomor disiplin), Kabupaten Mimika (9 cabor dengan 12 nomor disiplin), serta Kabupaten Merauke (6 cabor dengan enam nomor disiplin).