Olahraga

Sejarah Bridge di PON: Tidak dipertandingkan di Papua, Menunggu 2024

Published

on

Oleh : Bert Toar Polii

•Bert Toar Polii– pemain nasional bridge yang mendapat Satya Lencana olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkap pelatih, jurnalis dan di PB Gabsi sebagai Ketua Bidang Humas.

• Bert Toar Polii– pemain nasional bridge yang mendapat Satya Lencana olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkap pelatih, jurnalis dan di PB Gabsi sebagai Ketua Bidang Humas.

FAKTUAL-INDONESIA: Bridge sebagai cabang olahraga telah diakui oleh International Olympic Committee (IOC) dengan menjadikan World Bridge Federation sebagai anggota atau menjadi International Sport Federation dibawah naungan IOC.

Namun dalam sejarah Panjang sejak berdiri tahun 1958 sulit sekali untuk bisa dipertandingkan di Kejuaraan Multi Event.

Bukan tidak diperjuangkan, tapi sangat sulit. Sebenarnya bridge hamper saja masuk di Olympiade Musim Dingin karena pada tahun 2002 di Salt Lake City telah dipertandingkan sebagai eksibisi.

Sayang sekali ketika amandemen untuk merubah salah satu pasal sehingga bridge bisa dipertandingkan kalah voting.

Advertisement

Hal ini sungguh berbeda dengan Indonesia. Gabsi atau Gabungan Bridge Indonesia telah diterima menjadi anggota KONI atau Komite Olahraga Nasional jauh sebelumnya.

Bahkan olahraga bridge telah dipertandingkan di PON sejak tahun 1969 di Surabaya. Memang pernah tidak dipertandingkan setelah PON 1985 tapi kemudian Kembali lagi pada PON 1996.  Tahun ini di Papua tidak diikutsertakan tapi PON berikutnya tahun 2024 sudah dijadwalkan akan dipertandingkan di Aceh.

Selain itu Indonesia telah mencatatkan rekor sebagai negara yang mampu mempertandingkan bridge di SEA Games 2011 dan Asian Games 2018 dan sekarang berlanjut di Asian Games 2022 di Hangzhou, China.

Dengan bridge masuk dalam kategori mind sports Bersama Catur, Go, Xianxi dan e-sport kemungkinan untuk dipertandingkan terus lebih besar peluangnya.

Inilah para  PERAIH MEDALI EMAS BRIDGE PON DARI TAHUN 1969

Advertisement

BEREGU PUTRA

1969 Surabaya : FX. Pur Byantara-A. Rahardja, Tan Hok San-Chris Patty A.A. Matuli-Indra Kusuma Jawa Timur 1973 Jakarta : M.F. Manoppo-Eddy Manoppo Henky Lasut-Max Aguw WD. Karamoy-W.A. Moniaga Sulawesi Utara

1977 Jakarta : FR Waluyan-Denny Jacob Sacul Albert Suryadi-Yassin Widjaja Ir. Budi-Rudy Lazuardi DKI Jaya

1981 Jakarta : M.F. Manoppo- Eddy Manoppo Henky Lasut-Max Aguw F. Rotinsulu-Max Tompodung Sulawesi Utara

1985 Jakarta : FR Waluyan-Denny Jacob Sacul , Alexander Sondakh-Johny Rompis W.D. Karamoy-Santje Panelewen DKI Jaya

Advertisement

1996 Jakarta : Memed Hendrawan-Franky Steven Karwur Erwin Lienanda-Ricky Mandolang Taufik Gautama Asbi-M. Junus Kalimantan Timur

2000 Surabaya : Denny Jacob Sacul-FR Waluyan Julius Anthonius George-Hasyim Arief Donnald Gustaaf Tuerah-Robert Parasian Tobing DKI Jaya

2004 Palembang : Henky Lasut-Eddy Manoppo Sulut Tommy Rogi-Octa Wohon , Santje Panelewen – Franky Franky Steven Karwur Sulut

2008 Tarakan : Henky Lasut-Eddy Manoppo Sulut Tommy Rogi — Octavianus Wohon C.H. Nurhamidin — Bill Mondigir Sulut

2012 Pekanbaru.

Advertisement

Robert Tobing Taufik Gautama Asbi

Leslie Gontha Memed Hendrawan

Franky Steven Karwur Jemmy Boyke Bojoh DKI

2016 Bandung

David Parningotan Hutahaean

Advertisement

Franky Karwur

Jemmy B. Bojoh

Leslie Gontha

Robert Parasian

Taufik Gautama Asbi DKI

Advertisement

BEREGU PUTRI

1973 Jakarta Joan Syarief-Indra Wibowo Nette Suparto-Dee Hartono Neil Sigarlaki-Sian Tarmudji

1977 Jakarta Else Tobing-Mari Laya Joan Syarief-Indra Wibowo Dee Hartono-Linda Sitompoel 1981Jakarta Lily Sigar-Sian Tarmudji Mari Laya-Dolly Soerjosoemarno Meity Mubagio-Chaerani Djadja

1985 Jakarta Nette Suparto-Dee Hartono Upik Rasad-Chaerani Djadja Meity Mubagio-Adi Sunoto

1996 Jakarta Lusje Olha Bojoh-Joice Mandolang Tueje Sartje Pontoh-Linda Sitompul Sukiyah Tedjo-Winda Sumenge

Advertisement

2000 Surabaya Lusje Olha Bojoh-Linda Sitompoel Sartje Pontoh-Waya Langkay Tina Budirahardja-Sukiyah Tedjo

2004 Palembang Lusje Olha Bojoh-Joice Mandolang Tueje DKI Jaya Winda Sumenge – Syarifah Nina Tirta Ayu Conny Sumampouw-Irne Korengkeng

2008 Tarakan Lusje Olha Bojoh – Joice Mandolang Tueje DKI Conny E. Sumampouw – Irne Karongkeng Winda Sumenge – Elita Syofian

2012 Pekanbaru

Conny Sumampouw Irne Korengkeng

Advertisement

Lusje Olha Bojoh, Julita Grace Joice Tueje

Syarifah Nina Tirta Ayu Mardiah

2016 Bandung

Lusje Olha Bojoh

Julia Grace Joice Tueje

Advertisement

Kristina Wahyu Murniati

Suci Amita Dewi

Rury Andhani

Conny Eufke Sumampouw

Semua di dominasi DKI

Advertisement

PASANGAN PUTRA

1969 Surabaya Belum dipertandingkan

1973 Jakarta E. C. Runtu-E.T. Van Gobel Sulawesi Selatan

1977 Jakarta M. Amin-H. Masimnabow Nusa Tenggara Barat

1981 Jakarta M.F. Manoppo-Eddy Manoppo Sulawesi Utara

Advertisement

1985 Jakarta F.R. Waluyan-Denny Sacul DKI Jaya

1996 Jakarta Henky Lasut-Eddy Manoppo Sulawesi Utara

2000 Surabaya Henky Lasut-Eddy Manoppo Sulawesi Utara

2004 Palembang Taufik G Asbi – Robert Tobing DKI Jaya

2008 Tarakan Henky Lasut – Eddy Manoppo Sulut

Advertisement

2012 Pekanbaru Henky Lasut – Eddy Manoppo Sulut

2016 Bandung Denny J Sacul – Kukuh Indrayana Jatim

PASANGAN PUTRI

1969 Surabaya Belum dipertandingkan

1973 Jakarta Belum dipertandingkan

Advertisement

1977 Jakarta Else Tobing-Mari Laya DKI Jaya

1981 Jakarta Meity Mubagio-Chaerani Djadja DKI Jaya

1985 Jakarta Nette Suprapto-Dee Hartono DKI Jaya

1996 Jakarta Lusje Olha Bojoh—Joice Mandolang Tueje DKI Jaya

2000 Surabaya Rizky Handayani-Dewi Sartika Jawa Tengah

Advertisement

2004 Palembang Cinthya Manueke – Melly Polii Sulut

2008 Tarakan Lusje Olha Bojoh—Joice Mandolang Tueje Sulut

2012 Pekanbaru Suci Amita Dewi – Kristina Wahyu Murniati Jateng

2016, Bandung Suci Amita Dewi – Kristina Wahyu Murniati DKI

BEREGU CAMPURAN

Advertisement

2004 Palembang Robert Tobing – Lusje Olha Bojoh Taufik G Asbi – Joice Mandolang Denny Sacul – Conny Sumampouw DKI Jaya

2008 Tarakan Lusje Olha Bojoh — Robert P. Tobing Conny E. Sumampouw — Denny J. Sacul Joice Mandolang Tueje — Taufik G. Asbi DKI Jaya

PASANGAN CAMPURAN

2008 Tarakan Denny Sacul – Conny E Sumampouw DKI Jaya

2012 Pekanbaru Elvita Lasut – Bill Mondigir Sulut

Advertisement

2016 Bandung Sartje Pontoh – Stefanus Supeno Sulut.

Eddy Manoppo meraih 9 Medali Emas

Lusje Bojoh 9 medali emas

Henky Lasut 8 Medali Emas

Denny Sacul 8 Emas tapi mendapatkan dari semua nomor yang boleh diikuti kecuali beregu putrid an pasangan putri.

Advertisement

Joice Grace Tueje 7 medali emas ***

  • Bert Toar Polii– pemain nasional bridge yang mendapat Satya Lencana olahraga dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) merangkap pelatih, jurnalis dan di PB Gabsi sebagai Ketua Bidang Humas.

 ‘HUBUNGI KAMI’

Apakah Anda tertarik  oleh isu-isu yang diangkat dalam tulisan ini? Atau Anda memiliki ide soal politik, ekonomi, hukum dan lainnya? Bagikan pengalaman dan pendapat Anda dengan mengirim email ke aagwared@gmail.com

Harap sertakan foto dan nomor kontak Anda untuk konfirmasi. ***

Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version