Olahraga
Olimpiade 2020 Tokyo: Indonesia Melorot lagi 3 Tingkat, AS Borong Lima Emas

Katie Nageotte menyumbang medali emas untuk Amerika Serikat di lompat galah putri
FAKTUALid – Posisi Indonesia pada klasemen perolehan medali Olimpiade 2020 Tokyo melorot lagi tiga tingkat. Kontingen Merah Putih yang sudah tidak bertanding lagi, berada di posisi 46 Kamis (5/8/2021) turun dibanding sehari sebelumnya di posisi 43.
Sementara dalam persaingan di tingkat elit, Amerika Serikat memborong lima emas. Namun tambahan ini belum mampu mendekati China yang makin menjauh di posisi teratas.
Bahkan AS belum bisa melewati angka 30 dalam perolehan emas. AS tetap di posisi kedua klasemen dengan 29 emas – 35 perak dan 27 perunggu.
Masih jauh tertinggal dari China yang kokoh di puncak dengan 34 – 24 -16. Tuan rumah Jepang di urutan tiga dengan 22 -10 – 14.
Australia dan ROC/Rusia yang pada Kamis sama-sama meraih dua medali emas tambahan, kompak menyalip Britania Raya di klasemen.
Australia menempati peringkat keempat dengan 17 medali emas, lima perak dan 19 perunggu, Rusia 16 emas, 22 perak dan 20 perunggu, sedangkan Britania Raya 16 emas, 18 perak dan 17 perunggu.
Kontingen AS memimpin raihan medali Olimpiade Tokyo 2020 dalam kompetisi hari Kamis, dengan memborong lima dari 27 keping emas yang diperebutkan.
Kelima medali emas itu didapatkan oleh Ryan Crouser dalam tolak peluru putra, Katie Nageotte di lompat galah putri, Steven Bastien untuk dasalomba 1500m putra, pegulat David Morris Taylor III di nomor gaya bebas 86kg putra serta Nevin Harrison di kayak perorangan 200m putri.
Sementara lima negara lain, termasuk China yang saat ini berada di puncak klasemen perolehan medali memboyong dua medali emas tambahan pada Kamis. China mendapatkannya lewat atlet berusia 14 tahun Quan Hongchan dalam loncat indah papan 10m putri serta tim tenis meja untuk nomor beregu putri.
Empat negara lainnya yang meraih dua medali emas adalah Belgia, ROC/Rusia, Australia dan Spanyol.
Sedangkan 12 medali emas lainnya diraih oleh 12 negara berbeda, termasuk Bahama yang meraih emas perdananya di Tokyo melalui pelari Steven Gardiner dalam lari nomor 400m putra. ***