News

Bikin Pernyataan Kontroversial Soal Nabi Muhammad, Ini Sosok Nupur Sharma

Published

on

Nupur Sharma. (ist)

FAKTUAL- INDONESIA : Akibat juru bicara partai Bharatiya Janata (BJP), Nupur Sharma mengeluarkan pernyataan kontroversial tentang Nabi Muhammad dalam perdebatan televisi setempat, negara Arab ramai-ramai mulai memboikot produk-produk India.

Partai BJP, partai paling berkuasa di India, telah menskorsing Sharma sejak Minggu (5/6/2022). BJP mengatakan dalam sebuah pernyataan di situsnya bahwa partai itu menghormati semua agama.

“BJP mengecam keras penghinaan terhadap tokoh agama dari agama apa pun,” katanya, seperti dikutip dari Straits Times.

Sementara, menurut laporan AFP, Sharma juga sudah mengeluarkan permintaan maaf publik pasca mengeluarkan pernyataan yang berapi-api tentang Nabi Muhammad SAW. Dan ia mengatakan dirinya telah menerima ancaman pembunuhan setelah penampilannya di televisi.

Baca juga: Imbas Politisi India Hina Nabi Muhammad, Produk India Diboikot Negara Arab

Nama Nupur Sharma pun mendunia. Banyak orang mencarinya. Siapa dia sesungguhnya?

Advertisement

Sharma adalah sosok perempuan cerdas menjadi corong bagi pemerintah nasionalis Hindu India. Perempuan berusia 37 tahun itu telah menjadi acara reguler debat berita TV, membedakan dirinya sebagai advokat yang bersemangat dan agresif untuk agenda Perdana Menteri Narendra Modi.

Dalam dekade terakhir telah memantapkan dirinya sebagai kekuatan politik dominan India dengan memperjuangkan identitas Hindu.

Sharma merupakan seorang pengacara terlatih yang menghadiri London School of Economics, namun dia tidak berhasil mengikuti pemilihan negara bagian untuk BJP pada tahun 2015.

Dia pertama kali bergabung dengan sayap pemuda partai saat belajar di Universitas Delhi, di mana dia terpilih sebagai presiden serikat mahasiswa dan menjadi terkenal karena memimpin gerombolan mahasiswa untuk menyerbu sebuah seminar yang diselenggarakan oleh seorang akademisi Muslim pada tahun 2008.

Kemudian pada hari itu dia muncul di sebuah acara televisi untuk membela tindakannya dan tindakan sesama siswa karena meludahi gurunya, yang telah didakwa dan dibebaskan dari serangan teror di parlemen India.

Advertisement

Baca juga: Dunia Termasuk Indonesia Kutuk Pernyataan 2 Pejabat Senior Partai BJP India soal Nabi Muhammad

“Saya tidak akan meminta maaf. Saya akan mengambil sikap. Seluruh negara harus meludahinya. Siapa yang mengundangnya ke universitas untuk berbicara tentang terorisme?” Kata dia.

Sejak berkuasa secara nasional pada tahun 2014, pemerintah Modi dan BJP telah dituduh memperjuangkan kebijakan diskriminatif terhadap pemeluk agama Islam.

Para pemimpin partai juga tetap bungkam atas serangan main hakim sendiri terhadap Muslim atas penyembelihan sapi yang menjadi hewan suci dalam tradisi Hindu.

India telah menerima kritik dari luar negeri tentang masalah diskriminasi agama. Kementerian luar negeri pekan lalu mengeluarkan pernyataan yang mengatakan negara itu “menghargai kebebasan beragama dan hak asasi manusia”.***

Advertisement
Exit mobile version