Nasional

Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Meningkat, Banjir Lahar di Kecamatan Pasirian dan Candipuro

Published

on

Aktivitas Vulkanik Gunung Semeru Meningkat, Banjir Lahar di Kecamatan Pasirian dan Candipuro

Erupsi Gunung Semeru, akibatkan banjir lahar di Kabupaten Lumajang. (Foto : istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA : Akibat peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Semeru dalam beberapa hari terakhir, banjir lahar melanda wilayah Kecamatan Pasirian dan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (5/11/2025) menimbulkan aroma belerang menyengat di sekitar lokasi.

Bau belerang itu kata Kepala Pelaksana BPBD Lumajang, kemungkinan besar berasal dari aktivitas vulkanik dan pembentukan kubah lava baru di puncak Gunung Semeru.

“Ya, ada bau belerang. Hal ini kemungkinan karena aktivitas vulkanik Gunung Semeru yang meningkat. Beberapa hari ini memang terpantau pembentukan kubah lava baru,” ujar Isnugroho, Kamis (6/11/2025) dikutip Antara.

Baca Juga : Gunung Semeru Erupsi 14 Kali, Letusan Malam Mencapai Setinggi 700 Meter

Banjir lahar hujan dengan amplitudo maksimal 38 milimeter itu menyebabkan tanggul sepanjang 200 meter jebol di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian.

Material lahar mengalir deras hingga merendam puluhan hektar sawah dan memutus akses jalan antar kecamatan.

Advertisement

Selain itu, dua bangunan warung warga rusak berat akibat diterjang arus deras. Ratusan warga sempat terjebak di sekitar aliran sungai karena derasnya aliran air yang membawa material pasir dan batu dari puncak gunung.

Baca Juga : Enam Kali Erupsi, Gunung Semeru Berpotensi Tebarkan Bahaya Awan Panas dan Guguran Lava

BPBD Lumajang bersama Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan terhadap peningkatan aktivitas vulkanik dan kondisi cuaca di sekitar wilayah Semeru.

Isnugroho mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sepanjang aliran sungai yang berhulu di Gunung Semeru, terutama saat hujan deras.***

Advertisement
Exit mobile version