Nasional
Antisipasi Puncak Arus Balik, Kapolda Metro: Kapolres Dan Kapolsek Wajib Cermati Perkembangan Kasus Covid-19
FaktualID – Kapolda Metro Jaya Irjen Dr Fadil Imran menyatakan, pihaknya menyiapkan 38.850 alat tes swab antigen Covid-19 untuk mengantisipasi puncak arus balik Idul Fitri 2021 yang diprediksi terjadi 21-23 Mei 2021.
“Persediaan tes swab antigen yang disiapkan Polda Metro Jaya saat ini sebanyak 38.850 alat tes. Ini bisa digunakan untuk memberikan layanan swab antigen secara gratis bagi pemudik yang kembali ke Jakarta,” kata Irjen Fadil Imran, Jumat (21/5/2021).
Menurut mantan Kapolda Jawa Timur itu, upaya deteksi dini Covid-19 yang dilakukan jajarannya khusus bagi warga yang baru kembali dari kampung halaman harus ditingkatkan oleh Polres dan Polsek jajaran.“Kapolsek jajaran wajib turun langsung ke lapangan untuk memastikan dan menjaring kasus positif Covid 19 arus balik mudik lebaran dan mengoptimalkan peran Kampung Tangguh Jaya guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” tegasnya.
Kapolda Fadil Imran, Jumat (21/5/2021), mengumpulkan Kapolres, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas di Wilayah Jakarta.Hadir pula para pejabat utama Jajaran Polda Metro Jaya. Pertemuan itu bertempat di Gedung Candi Bentar Puteri Duyung Ancol Jakarta Utara.
Kapolda Fadil sengaja kumpulkan para Kapolres, Kapolsek dan Bhabinkamtibmas guna menyamakan persepsi dalam cara bertindak menangani kasus Vovid 19 pada saat pemudik balik ke Jakarta.
Dalam arahannya Irjen Dr Fadil menyampaikan penekanan kepada para kapolsek diperintahkan untuk mendatakan arus balik pemudik di stasiun dan terminal yang terdapat di wilayah masing-masing. Bagi para pemudik yang datang ke Jakarta baik dari stasiun maupun terminal harus di tes swab antigen.
“Saya perintahkan para kapolres, kapolsek dan bhabinkamtibmas wajib hafal dan tahu setiap perkembangan kasus aktif virus Covid 19 di wilayahnya,” tegas jenderal bintang dua itu.
Sampai saat ini kasus aktif positif Covid-19 bagi pemudik sebanyak 276 orang. Puncak arus balik diperkirakan pada tanggal 21 sampai 31 mei 2021.
Dijelaskan, dalam pendataan angka kasus Covid 19 yang terbaik, yakni memperkuat komunitas dengan cara 3 T dan rekayasa sosial. “Jika data hasil menunjukkan kenaikan angka Covid-19 maka akan dilakukan Micro Lockdown dan optimalkan Kampung Tangguh Jaya,” tegas Fadil Imran.
Mekanisme penempelan stiker di rumah bagi pemudik dengan warna kuning dimaksudkan kondisi pemudik pada saat belum kembali. Warna putih ditujukan bagi pemudik yang isolasi mandiri. Warna hijau menandakan bagi pemudik yang non reaktif dan warna merah dimaksudkan bagi pemudik yang reaktif. (F4)