Nasional
Gebrakan “Pagi Ceria” di Gowa: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Ajak Siswa Jadi Manajer bagi Diri Sendiri

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat membuka program Pagi Ceria memberikan motivasi dan penguatan karakter kepada ratusan siswa SMK Negeri 5 Gowa dalam lawatannya ke Sulawesi Selatan. (Kemendikdasmen)
FAKTUAL INDONESIA: Suasana Sabtu pagi di SMKN 5 Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan siswa tampak semringah mengikuti alunan gerak Senam Anak Indonesia Hebat yang menjadi pembuka program “Pagi Ceria”. Tak tanggung-tanggung, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti hadir langsung di tengah lapangan untuk memberikan suntikan motivasi bagi para calon tenaga kerja profesional tersebut.
Program Pagi Ceria ini merupakan inisiatif anyar Kemendikdasmen untuk membangun kebiasaan positif sebelum jam pelajaran dimulai. Tujuannya sederhana namun mendalam: memastikan siswa memulai hari dengan hati senang, badan sehat, dan karakter yang kuat.
Baca Juga : Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Tanpa Etika, Pemanfaatan AI Justru Bisa Menjadi Sumber Persoalan Sosial Baru
“You Are the Manager of Your Own”
Seperti dikutip dari laman kemendikdasmen, dalam arahannya yang santai namun penuh makna, Abdul Mu’ti menekankan bahwa kunci kesuksesan di masa depan bukan lagi sekadar angka di atas kertas raport, melainkan kemampuan siswa mengelola dirinya sendiri.
“Mereka yang sukses adalah mereka yang menggunakan waktu sebaik-baiknya. Ada waktu untuk belajar, bermain, dan istirahat. Kalian sendiri yang mengatur. You are the manager of your own,” tegas Mendikdasmen di hadapan para siswa, Sabtu (14/2/2026).
Baca Juga : Resmikan 48 Sekolah Penerima Revitalisasi di Medan, Mendikdasmen Mu’ti Ungkap Tahun 2026 Ada Penambahan 60.000 Satuan Pendidikan
Menteri yang dikenal komunikatif ini membagikan Tiga Pesan Utama sebagai bekal siswa menghadapi tantangan global:
- Kenali Dirimu: Pahami potensi unik dan minat yang dimiliki karena setiap anak adalah pribadi yang istimewa.
- Percaya Diri: Fondasi utama agar bakat terpendam bisa meledak menjadi prestasi hebat.
- Disiplin Diri (Self-Discipline): Kebiasaan baik yang dilakukan konsisten tanpa perlu diperintah orang lain.
Senjata Rahasia di Era Digital
Menyentuh isu transformasi digital, Mendikdasmen mengingatkan bahwa teknologi akan menghapus banyak pekerjaan lama, namun juga melahirkan peluang baru. Ia mendorong siswa SMK untuk tidak sekadar jago secara teknis, tapi juga mengasah soft skills.
Baca Juga : Sertifikat Hasil TKA Diterima Siswa 5 Januari 2026, Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Tidak Menentukan Kelulusan Namun …..
“Tidak ada satu pun ilmu yang tidak berguna. Jika kalian punya kemampuan berpikir kritis, komunikasi yang baik, dan mampu bekerja sama dalam tim, di mana pun berada kalian akan tetap profesional,” imbuhnya.
Kepala SMK Negeri 5 Gowa, Muhammad Ilyas, mengakui bahwa Program Pagi Ceria yang rutin digelar setiap Rabu pukul 07.15 WITA telah membawa perubahan signifikan pada perilaku siswanya.
“Program ini meningkatkan kedisiplinan waktu. Siswa jadi termotivasi untuk datang lebih awal. Kehadiran Pak Menteri hari ini tentu menjadi suntikan energi yang luar biasa bagi anak-anak,” ungkap Ilyas.
Baca Juga : Serahkan Bantuan di SMAN 1 Batang Anai Sumbar, Mendikdasmen Abdul Mu’ti: Pemulihan Layanan Pendidikan Jadi Prioritas
Karakter Abad ke-21
Kunjungan ini menjadi simbol komitmen Kemendikdasmen untuk menghadirkan pendidikan yang seimbang antara akademik dan penguatan karakter. Melalui keceriaan di pagi hari, diharapkan generasi muda Indonesia—khususnya lulusan SMK—tumbuh menjadi pribadi yang adaptif, berani mencoba hal baru, dan tidak takut melakukan kesalahan dalam proses belajar.
Pagi itu, di bawah langit Gowa, para siswa tidak hanya pulang dengan keringat setelah senam, tetapi juga dengan binar mata optimisme untuk menaklukkan masa depan. ***