Otomotif
Toyota Batal Ekspor Land Cruiser 300 ke Rusia, Berkah Bagi Negara Lain

Toyota Batal Ekspor Land Cruiser 300 ke Rusia, Berkah Bagi Negara Lain (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Sejak Februari lalu, invasi Rusia ke Ukraina menuai kecaman dari sejumlah pihak di seluruh dunia. Hal tersebut memberikan dampak bagi negeri Beruang Merah, salah satunya di sektor otomotif yang membuat Toyota batal ekspor Land Cruiser 300 ke Rusia.
Keputusan tersebut sebenarnya sejalan dengan keputusan Kementerian Ekonomi, Perdagangan dan Industri Jepang yang mengumumkan larangan ekspor barang mewah ke Rusia sejak 29 Maret 2022.
Rusia dicoret dari daftar tujuan ekspor Land Cruiser 300 disebabkan kegiatan pabrikan otomotif asal Jepang ini memberhentikan aktivitas bengkelnya di Rusia dan Ukraina. Bahkan, Toyota menghentikan sekitar 200 unit bisnis penjualan disana.
Baca juga: Chip Semikonduktor Langka, Industri Otomotif General Motors Berhenti Produksi
Padahal, Rusia merupakan pasar terbesar keempat bagi Land Cruiser setelah Timur Tengah, Uni Emirat Arab (UAE), dan Australia.
Meski begitu, kabar Toyota batal ekspor Land Cruiser 300 ke Rusia justru menjadi berkah bagi pembeli Toyota Land Cruiser 300 di negara lain. Sebab, ini bisa memperpendek daftar tunggu Land Cruiser di sejumlah negara, khususnya produk dengan letak posisi setir kiri.
Melansir Bestcarweb, Toyota telah menargetkan penjualan tahunan Land Cruiser 300 adalah 5.000 unit di seluruh dunia. Namun di luar dugaan, sambutan dunia pada produk ini menyentuh angka hingga empat kali lipat dari target tersebut, sehingga ada rumor yang mengatakan bahwa inden mobil ini mencapai 4 tahun. dikutip dari autofun, Senin (18/04/2022).
Terkait Toyota batal ekspor Land Cruiser 300 ke Rusia, pihak Three Ovals hingga saat ini belum mengumumkan akan kemungkinan daftar inden Land Cruiser 300 bisa dipersingkat. Tetapi diperkirakan, kondisi ini akan terjadi bertahap sedikit demi sedikit. Mengingat lama embargo pengiriman ke Rusia juga belum jelas sampai kapan.
Toyota Land Cruiser 300 menjadi salah satu mobil yang terhantam paceklik semikonduktor yang melanda dunia otomotif. Kondisi inilah yang menjadi salah satu tersendatnya produksi legenda yang dalam bahasa lokal Jepang disebut sebagai Rando Kuruza.***
Baca juga: Toyota BZ4x Bakal Segera Ramaikan Jalan Raya