Kesehatan
Macam-Macam Alergi Kulit yang Penting untuk Kamu Ketahui

Ilustrasi alergi kulit (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Ada macam-macam alergi kulit yang mungkin jarang diketahui. Walau memiliki reaksi yang sama, seperti kulit terasa gatal, muncul ruam, hingga kemerahan, tapi alergi tersebut mempunyai perbedaan. Kondisi ini dapat terjadi secara bertahap atau tiba-tiba.
Mengetahui macam-macam alergi kulit ini bisa memudahkan kamu untuk mengobatinya secara tepat. Seseorang yang mengalami alergi biasanya memiliki sistem imun yang berekasi terhadap zat tertentu yang disebut sebagai alergen.
Alergen bisa berupa obat-obatan, serangga, bulu binatang, lateks, atau makanan. Mencari tahu tentang hal apa saja yang berpotensi menjadi alergen dapat membantu menelusuri pemicu dengan tepat.
Baca juga: 6 Cara Mengatasi Alergi Debu Secara Alami
Berikut macam-macam alergi kulit yang telah faktualid.com rangkum dari alodokter dan doktersehat.
Daftar isi
1. Angioedema
Jenis atau macam-macam alergi kulit yang pertama yaitu Angioedema. Angioedema merupakan kondisi dimana adanya pembengkakan yang berpengaruh terhadap lapisan kulit dalam. Penderita alergi ini umumnya tidak merasakan gatal atau kemerahan.
Penyebab umum Angioedema antara lain obat, makanan, dan sengatan serangga. Bagian tubuh yang sering terpengaruh adalah kelopak mata, bibir, lidah, tangan dan kaki. Infeksi virus atau bakteri juga dapat memicu gatal-gatal akut.
2. Dermatis atopik (eksim)
Dermatis atopik (eksim) adalah salah satu dari macam-macam alergi kulit. Eksim memiliki beberapa gejala yang umum adalah kulit gatal, kering, merah, dan iritasi. Seseorang yang telah telah terinfeksi nantiny akan timbul benjolan kecil berisi cairan bening atau kekuningan.
Meski sering terjadi pada anak-anak, namun eksim juga bisa terjadi pada orang dewasa. Dibanyak kasus, penyebab eksim dipengaruhi oleh faktor genetik atau keturuan di dalam keluarga. Selain itu, eksim sering dihubungkan dengan rhinitis alergi, asma, dan alergi makanan.
Perlu diketahui juga, eksim terkait dengan kulit kering. Oleh sebab itu, hindari menggaruknya agar tidak menyebabkan kulit pecah-pecah.
Baca juga: Kulit Wajah Mengelupas? Ketahui Penyebab dan 7 Cara Mengatasinya
3. Dermatis kontak
Selain dermatis atopik, macam-macam alergi kulit lainnya yaitu dermatis kontak. Alergi kulit ini bisa berkembang dengan cepat dan sering terjadi setelah berbulan-bulan terpapara suatu zat. Penyebab dermatis kontak ada bermacam-macam, yakni, iritan dan alergi. Gatal dan ruam adalah gejala umum kondisi ini.
Dermatis kontak juga bisa dipicu oleh kandungan karet, parfum, dan juga nikel. Krim antibiotik yang mengandung neomycin juga dapat menimbulkan reaksi alergi.
Dermatitis kontak alergi
Reaksi terhadap poison ivy, antibiotik, nikel, dan zat lainnya. Ini adalah kondisi alergi yang melibatkan sistem imunitas akan tetapi tidak melibatkan antibodi IgE yang bertanggung jawab terhadap reaksi alergi klasik.
Dermatitis kontak iritan
Reaksi kulit dari iritasi terhadap sesuatu yang menyentuh kulit, seperti bahan kimia, sabun, popok basah, dan zat lainnya.
4. Urtikaria
Macam-macam alergi kulit yang terakhir adalah Urtikaria. Urtikaria atau biduran merupakan kondisi dimana kulit bereaksi dengan timbulnya rasa gatal, kemerahan, serta kulit mengelupas.
Meski dibeberapa kasus dapat hilang dalam kurun waktu beberapa hari atau minggu, tapi dikasus lainnya mengalami gatal-gatal kronis. Hal tersebut biasanya diiringi gejala yang datang dan pergi mulai beberapa bulan atau tahun.
Mengidentifikasi penyebabnya perlu dilakukan agar dapat menghindari pemicunya. Biduran juga bisa disebabkan oleh suhu panas, dingin, paparan sinar matahari, dan olahraga. Kulit yang terkena alergi ini bisa muncul di area mana saja dan memiliki ukuran yang beragam.
Demikian pembahasan tentang macam-macam alergi kulit. Mengetahui hal-hal yang membuat kamu alergi dan menghindarinya sebisa mungkin, bisa dilakukan sebagai penanganan alergi kulit. Selain itu, penting untuk tidak menggaruk bagian kulit karena bisa menyebabkan iritasi bertambah parah atau bahkan infeksi.***
Baca juga: 5 Penyebab Alergi yang Paling Umum Anda Temui