Kesehatan
Beberapa Ikan Bisa Dimakan Mentah, Tapi Harus Segar dan Bebas Bakteri

Foto: Istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Sushi dan sashimi adalah makanan khas Jepang yang biasanya disajikan dan dimakan dalam kondisi mentah. Meski awalnya dianggap aneh, terutama orang Barat, hidangan tersebut kini jadi tren dan jadi kegemaran orang dari latar belakang berbagai bangsa.
Pada hakikatnya, sushi adalah makanan yang boleh dimakan dalam kondisi daging ikan atau hewan laut lain masih mentah. Namun, hal yang perlu diingat adalah daging ikan itu harus segar dan bersih serta bebas dari bakteri.
Memang ada beberapa jenis seafood yang bisa disantap mentah. Tetapi, tentu saja tidak sembarangan seafood.
Hidangan laut yang bisa dimakan mentah yakni:
1. Tuna.
Tuna adalah seafood yang cukup populer bisa disantap secara mentah. Bahkan tuna mentah punya nama sendiri, yakni sashimi. Menu ini semakin enak jika dicocol wasabi atau saus kecap asin.
2. Salmon.
Sama seperti tuna, ikan salmon juga termasuk dalam menu sashimi dan dapat disantap mentah. Salmon punya tekstur halus dan rasa yang ringan.
3. Bulu babi hitam.
Biota laut berwarna hitam dengan bulu panjang ini memiliki daging yang lezat dikonsumsi mentah. Supaya makin enak, santan bulu babi hitam mentah bersama nasi hangat.
4. Ikan kakap putih.
Ikan kakap putih juga bisa disantap langsung tanpa dimasak terlebih dahulu. Sama seperti tuna dan salmon, ikan kakap putih cocok dimakan bersama cocolan wasabi dan kecap asin.
5. Gurita.
Meskipun memiliki bentuk yang menyeramkan, gurita bisa dimakan dalam keadaan mentah. Iris kecil terlebih dulu lalu tambahkan air perasan jeruk nipis. Setelah itu, gurita mentah siap dimakan langsung atau dengan nasi.
6. Fangaro
Fangaro atau kerang yang berasal dari perairan Wakatobi ini bisa juga disantap mentah. Tambahkan perasan jeruk nipis atau lemon agar aroma amisnya berkurang.
7. Bulu babi cokelat.
Selain bulu babi hitam, bulu babi cokelat ini juga bisa disantap langsung. Sama-sama dari perairan Wakatobi seperti fangaro, kamu bisa mengonsumsinya bersama nasi atau langsung tanpa tambahan apapun.
8. Teripang.
Teripang merupakan hewan laut yang juga dapat kamu konsumsi dalam keadaan mentah. Teripang kaya akan vitamin E, yang sangat baik bagi kesehatan kulit, bisa disantapnya dengan menambahkan perasan jeruk nipis.
Tetap ada risiko terhadap kesehatan ketika menyantap ikan mentan. Namun ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko terkena parasit akibat ikan mentah, yakni:
1. Gunakan Ikan Laut
Ikan air asin atau ikan laut diketahui sangat sedikit yang dapat terinfeksi oleh parasit bila dibandingkan dengan ikan air tawar. Beberapa contoh ikan air laut yang dapat dikonsumsi mentah seperti ikan kod Atlantik, flounder dan tuna.
2. Wasabi
Mungkin bagi sebagian orang terdengar aneh, namun ternyata wasabi telah dipercaya dapat membunuh parasit yang bersemayam di daging ikan mentah. Wasabi mempunyai rasa pedas yang berasal dari unsur kimia bernama isotiosianat dan berfungsi sebagai antimikroba.
3. Gunakan Hasil Ternak Sendiri
Bila ingin mengonsumsi daging mentah, sangat disarankan untuk mengonsumsi daging ikan yang berasal dari hasil ternak sendiri. Hal ini karena ikan yang dibesarkan di kolam sendiri lebih memiliki kendali lingkungan dibandingkan yang ada di pembiakan ikan. Atau, gunakan hasil ikan yang menggunakan sistem organik.
4. Pilih Tuna
Tuna telah diketahui merupakan ikan yang paling sedikit mengandung parasit dalam tubuhnya. Tuna bergerak sangat cepat dan jarang hidup di daerah yang banyak parasit.
Namun tuna adalah salah satu ikan dengan kandungan timbal dan logam yang tinggi. Pilih jenis tuna yang sedikit mengandung kontaminasi logam. Batasi konsumsi tuna sesuai dengan rekomendasi yaitu 170 gram per pekan untuk orang dengan bobot 50 kilogram, dan dua kaleng per pekan untuk yang berbobot lebih.
5. Pilih Sesuai “Sashimi Grade”
Ini adalah salah satu tindakan yang paling sederhana dalam mencegah kasus terinfeksi parasit. Pilih ikan yang sudah memiliki sertifikat atau layak dijadikan sashimi. Dengan sertifikasi dan jaminan ini, setidaknya memastikan tindakan yang layak dalam menangani parasit pada ikan.
6. Pilih Ikan Muda
Di laut, semakin tua dan besar ikan, maka ia berada dalam taraf rantai konsumsi tertinggi yang memangsa ikan atau makhluk yang lebih kecil.
Bila mengonsumsi ikan yang masih muda, maka kecil kemungkinan ikan tersebut adalah predator atau pemangsa ikan lainnya sehingga meminimalisir terinfeksi parasit.***