Lifestyle

6 Tempat Wisata di Solo yang Wajib Dikunjungi

Published

on

tempat wisata di solo

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUALid – Siapa yang tidak tahu daerah Solo? Kota di Jawa Tengah ini bernama resmi Surakarta dan cukup terkenal di kalangan wisatawan. Tidak hanya mempunyai latar belakang yang kental, Solo juga mempunyai alam yang cantik. Tidak heran kalau banyak tempat wisata di Solo yang yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari wisata alam, budaya, sejarah, religi hingga modern.

Tidak hanya tentang keraton dan wisata budaya, Solo pun menyimpan banyak tempat yang dapat memanjakan mata dan menenangkan pikiran anda sejenak. Kota kecil ini pun menyimpan berbagai tempat wisata yang sangat indah dan menawan.

Berikut beberapa tempat wisata di Solo yang sudah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber

1. Grojogan Sewu Tawamangu

Salah satu tempat wisata di solo yang cukup banyak banyak diketahui wisatawan adalah Grojogan Setu Tawamangu. Destinasi berupa air terjun ini memiliki ketinggian 80 meter dan berlokasi di sisi barat Gunung Lawu atau sekitar 37 Kilometer dari pusat kota Solo. Air terjun ini juga merupakan air terjun tertinggi di Jawa Tengah.

Untuk menuju ke air terjun ini, wisatawan harus mendaki setidaknya 1000 anak tangga. Dengan pemandangan kanan-kiri yang indah, perjalanan akan terasa lebih menyenangkan. Mitosnya, kalian tidak boleh datang kesini bersama pasangan kalau tidak ingin hubungan anda bubar ditengah jalan.

Advertisement

Saat akhir pekan, tempat wisata ini ramai didatangi wisatawan dari dalam dan luar kota. Untuk dapat menyaksikan keindahan alam di sekitar air terjun Tawamangu, pengunjung akan dikenai tiket masuk seharga kurang lebih Rp. 20.000 per orang.

2. Keraton Surakarta

Tempat wisata di Solo yang kedua adalah Kerato Surakarta. Jika anda menyukai serta ingin belajar tentang sejarah Solo, anda sangat disarankan untuk datang ke Keraton Surakarta. Bangunna megah yang didirikan Susuhunan Pakubuwana II pada tahun 1744 ini. Ditujukan untuk menggantikan keraton Kartasura yang hampir kandas. Hal ini diakibatkan oleh peristiwa Geger Pecinan pada tahun 1743.

Hingga saat ini, bangunan ini masih difungsikan sebagai tempat tinggal Sri Sunan sekaligus menjadi tempat wisata yang paling banyak dikunjugi. Adapun komplek di Keraton Surakarta dibagi menjadi Alun-Alun Lor, Alun-Alun Kidul, Sasana Sumewa, Siti Hinggil Lor dan Kidul, Sri manganti Lor dan Kidul, Kedaton, serta Kamagangan yang masing-masing memiliki fungsi berbeda.

Di Keraton Surakarta ini, berbagai koleksi peninggalan Kusunanan disimpan, seperti misalnya gamelan, replika pusata keraton, dan benda-benda lain yang merupakan pemberian dari raja-raja Eropa.

3. Taman Sriwedari

Tempat wisata di Solo yang ketiga adalah Taman Sriwedari. Tempat wisata di Solo ini merupakan kompleks bertamanan yang berlokasi di daerah Laweyan Solo dan sudah ada sejak era kepimpinan Pakubuwana X. Selain digunakan sebagai lokasi diselenggarakannya hiburan rutin malam Selikuran. Taman Sriwedari juga pernah dipakai sebagai lokasi penyelenggaraan PON pada tahun 1948.

Advertisement

Di area ini terdapat Gedung Wayang Orang Sriwedari yang menjadi tempat pertunjukan wayang orang. Pada bagian dinding tas bagian kanan dan kiri bangunan ada lukisan besar yang menceritakan epos Mahabharata bertajuk “Kresno Duto”.

Taman Sriwedari kini telah menjadi pusat hiburan, seni dan budaya masyarakat Solo dan sekitarnya. Jika anda berniat untuk mengunjungi taman ini, anda bisa datang di jam 10.00 pagi hingga jam 22.00 malam. Harga tiketnya juga cukup murah hanyak Rp.3.000 per orang.

Baca juga: 9 Wisata Kuliner di Jakarta Yang Wajib Anda Coba

4. Kampung Batik Kauman

Tempat wisata di Solo yang keempat adalah Kampung Batik Kauman. Berlibur ke Solo tentunya belum lengkap jika tidan mengunjungi kampung batik kauman. Disini anda bisa melihat langsung proses pembuatan batik. Di objek wisata belanja yang letaknya tidak jauh dari Keraton Kasunan Surakarta ini, Wisatawan bisa membeli aneka batik dengan motif dan corak ayng beragam.

Umumnya batik yang diproduksi disini berjenis batik tulis, batik cap atau batik kombinasi dengan motif modern dan warna gelap. Kualitas produk dari kampung batik ini juga sudah terkenal hingga ke luar negri. Banyak wisatawan yang sengaja mampir kesini untuk memborong batik, baik untuk oleh-oleh atau untuk dijual lagi. Harga batik disini pun bervariasi, mulai dari yang murah hanya dalam kisaran ratusan ribu sampai yang mahal hingga jutaan rupiah.

Advertisement

5. Pasar Klewer

Tempat wisata di Solo yang kelima adalah pasar klewer. Masih seputar wisata belanja, di Solo ada salah satu destinasi favorit untuk anda yang senang membeli kain batik, yaitu Pasar Klewer. Pasar tekstil terbesari di Kota Solo ini menjual berbagai macam kain batik, baik buatan pengrajin lokal maupun mancanegara.

Selain memiliki koleksi kain batik yang lengkap, di pasar yang ditempati 2.000 pedagang ini, anda juga bisa menemukan item fashion lain seperti seragam sekolah lengkap dengan atributnya, jaket, kaus, pakaian dan lain-lain. Disini juga menyejiakan jasa jahit yang siap membantu memenuhi permintaan dan selera berpakaian anda.

Di Pasar Klewer, anda juga bisa memuaskan hasrat belanja batik tanpa takut kantong yang jebol. Di tempat wisata Solo ini memang terkenal dengan surganya batik khas Solo yang murah dan berkualitas. Namun, anda patut waspada ketika berbelanja di tempat ini karena Pasar Klewer terkenal rawan pencopetan.

Baca juga: 7 Wisata Pulau Tidung Yang Bisa Memanjakan Mata Anda

6. Pura Mangkunegaran

Tempat wisata di Solo yang keenam adalah Pura Mangkunegaran. Istana yang dibangun dengan sangat indah dan megah ini merupakan tempat kediaman resmi pemimpin Kadipaten Praja Mangkunegaran. Bangunan yang terletak di Ronngowarsito, yang tergolong dekat dengan stasiun balapan ini telah menjadi pusat budaya dan seni Kota Solo. Beragam koleksi di dalam istana merupakan peninggalan kerajaan Mataram dan Majapahit.

Advertisement

Saat memasuki area pura, anda akan melihat halaman luas dan bangunan berasitektur khas Eropa dengan tulisan Kavalarie-Artillerie. Begitu masuk ke dalam pura, anda akan disambut pendopobergaya Eropa-Jawa lengkap dengan seperangkat dengan gamelannya, Kyai Kanyut Mesem.

Bila anda ingin mencoba ke pura ini, anda bisa datang pada hari rabu karena ada gelaran gamelan rutin yang diselenggarakan di sana setiap hari Rabu. Ada juga sanggar tari tradisional dan modern yang latihannya dilaksanakan setiap hari mulai pukul 15.00. Saat masuk ke kawasan pura, wisatawan akan didampingi oleh seorang tour guide.***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version