Lifestyle
5 Penyebab Pembuluh Darah Pecah, Salah Satunya Tumor Otak

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Istilah pembuluh darah pecah sendiri sering kali di dengar. Pembuluh darah pecah adalah sebuah kondisi yang bisa sangat berbahaya. Untuk itu, anda perlu mengetahui penyebab pembuluh darah pecah.
Ketika pembuluh darah pecah dapat mengakibatkan penderitanya dibawa ke ruang gawat darurat karena bisa sangat mengancam nyawa. Ketika terjadi, pendarahan pun bisa terjadi yakni kondisi darah yang keluar dari sistem sirkulasi dan menyebar pada jaringan atau ruang di sekitarnya.
Pembuluh darah pecah bisa berakibat kehilangan darah secara akut karena pembuluh darah yang rusak. Pendarahan bisa saja ringan seperti kulit yang rusak dan menyebabkan memar. Namun, kondisi ini dapat menjadi sangat serius.
Berikut beberapa penyebab pembuluh darah pecah yang sudah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Pendarahan Subkonjungtiva
foto ilustrasi: istimewa
Penyebab pembuluh darah pecah yang pertama adalah pendarahan subkonjungtiva. Dilansir dari Mayo Clinic, pendarahan subkonjungtiva dapat terjadi karena pembuluh darah kecil pecah tepat dibawah permukaan mata yang bernama konjungtiva.
Kunjungtiva sendiri tidak dapat menyerap darah dengan cepat. Hal tersebut membuat darah terperangkap di area sekitarnya. Anda mungkin tidak akan menyadari sedang mengalami pendarahan jenis ini.
Biasanya orang baru akan sadar ketika melihat ke cermin dan melihat bahwa bagian bawah mata berwarna putih berubah warna menjadi merah. Tanda paling jelas dari pembuluh darah peah di konjungtiva adalah bercak terang pada sklera mata.
Baca juga: 5 Kondisi yang Memerlukan Obat Tetes Mata
2. Tekanan Darah Tinggi

foto ilustrasi: istimewa
Penyebab pembuluh darah pecah yang kedua adalah tekanan darah tinggi. Darah tinggi dapat menyebabkan arteri berdinding tipis pecah dan melepaskan jaringan darah ke otak.
Dilansir dari sebuah jurnal yang berjudul Hypertension and Stroke: Update on Treatment, gejala darurat yang paling umum terjadi tergantung dari organ apa yang terkena efeknya.
Gejala tersebut bisa termasuk sakit kepala, gangguan penlihatan, nyeri dada, dan pusing. Stroke pun dapat terjadi ketika seseorang terkena tekanan darah tinggi yang akut.
Jika tidak ditangani, tekanan darah tinggi yang terjadi terus menerus dapat menyebabkan melemahnya pembuluh darah dan kemudian membuatnya menonjol.
3. Tumor Otak
foto ilustrasi: istimewa
Penyebab pembuluh darah pecah yang ketiga adalah tumor otak. Ketika pembuluh darah pecah di otak, maka hal ini dapat menyebabkan pendarahan otak atau juga yang dikenal dengan brain hemorrhage.
Pendarahan yang satu ini sangat fatal karena dapat mengakibatkan pembengkakkan otak dan matinya sel-sel di dalam otak. Diperkirakan sekitar 13 dari 100 orang yang terkena stroke sendiri disebabkan oleh terjadinya pendarahan di otak.
4. Aterosklerosis
Penyebab pembuluh darah pecah yang keempat adalah aterosklorosis. Pengerasan pembuluh darah arteri yang disebabkan oleh penumpukkan plak yang ada pada pembuluh darah dan bisa membuat jalan darah menjadi sempit atau bahkan menutup .
Penumpukan plak yang berada di pembuluh darah tersebut bisa disebabkan oleh kolesterol tinggi yang ada dalam tubuh serta lemak pada darah. Ketika plak mengendap secara terus
menerus, maka pembuluh darah bisa menjadi sempit.
Plak dalam darah sendiri tidak terjadi dalam waktu yang singkat. Penumpukannya sering kali melalui proses yang cukup panjang. Seiring berjalannya waktu dan pertambahan usia,
pembuluh darah bisa semakin rentan untuk mengalami penyumbatan.
5. Vaskulitis
foto ilustrasi: istimewa
Penyebab pembuluh darah pecah yang terakhir adalah vaskulitis. Dilansir dari My Cleveland Clinic, vaskulitis adalah peradangan yang terjadi pada pembuluh darah. Peradangan yang terjadi tersebut membuat pembuluh darah mengalami perubahan.
Dalam sebagian besar kasus, penyebab pasti vaskulitis sendiri tidak diketahui. Kendati demikian, hal yang menjadi masalah utama adalah sistem imun yang bermasalah.
Ketika sistem imun biasanya bekerja untuk melindungi tubuh dari serangan vitrus dan juga bakteri, imun sistem dapat saja bekerja terlalu keras sehingga menyerang bagian tubuh yang lain.***
Baca juga: 10 Cara Membersihkan Pembuluh Darah dengan Makanan Sehat