Connect with us

Lifestyle

6 Dampak Negatif Rokok pada Sistem Pencernaan, Stop Merokok Sebelum Terlambat

Diterbitkan

pada

dampak negatif rokok pada sistem pencernaan

foto ilustrasi: istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Apakah selama ini anda sudah mengetahui dampak negatif rokok pada sistem pencernaan? Rokok menimbulkan berbagai macam efek pada tubuh, termasuk pada sistem pencernaan.

Kebiasaan merokok dapat memicu Kerusakan pada jaringan sel-sel yang sehat hingga meningkarkan risiko penyakit mematikan.

Kebiasaan merokok bahkan telah menyebabkan 6 juta penduduk dunia meninggal setiap tahunnya. Lebih dari 5 juta jiwa meninggal akibat dampak langsung yang ditimbulkan dari kebiasaan merokok, sementara sisanya meninggal karena terlalu banyak menghirup asap rokok atau menjadi perokok pasif.

Berikut beberapa dampak negatif rokok pada sistem pencernaan yang sudah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1.Tukak Lambung

Dampak negatif rokok pada sistem pencernaan yang pertama adalah tukak lambung. Kondisi ini ditandai dengan timbulnya luka pada dinding lambung dan bagian awal organ usus halus. Penderita biasanya mengalami nyeri perut parah.

Advertisement

Merokok lama-kelamaan dapat menurunkan aliran darah menuju dinding lambung dan usus halus. Kebiasaan ini juga dapat meningkatkan risiko infeksi Helicobacter pylori. Seiring berjalannya waktu, hal ini dapat menyebabkan infeksi, peradangan dan tukak lambung.

Baca juga: 6 Manfaat Berhenti Merokok, Berhentilah Mulai Sekarang!

2. Gangguan Pada Hati

Dampak negatif rokok pada sistem pencernaan yang kedua adalah gangguan pada hati. Organ hati bertugas untuk memindahkan zat-zat yang masih berguna oleh tubuh dari zat lain yang bersifat racun.

Jika anda merokok, kemampuan hati untuk menyaring racun akan menurun karena ada begitu banyak kandungan rokok yang berbahaya. Zat kimia beracun tersebut kemudian menumpuk pada hati.

Kondisi ini bahkan bisa bertambah parah jika anda sering mengonsumsi alkohol. Lama-kelamaan, gangguan fungsi hati dapat menyebabkan penyakit lanjutan seperti sirosis hati atau kanker hati.

3. Penyakit Crohn

Dampak negatif rokok pada sistem pencernaan yang ketiga adalah penyakit Crohn. Penyakit crohn atau peradangan pada dinding usus dapat menyebabkan diare parah. Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, efek rokok pada sistem pencernaan dapat meningkatkan risikonya.

Advertisement

Para ahli menduga bahwa kebiasaan merokok dapat menurunkan aliran darah menuju usus dan mengganggu sistem pertahanan pada usus. Ditambah dengan jumlah bakteri usus yang tidak seimbang. Faktor-faktor ini yang akhirnya menyebabkan penyakit crohn.

4. Batu Empedu

Dampak negatif rokok pada sistem pencernaan yang keempat adalah batu empedu. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa batu empedu bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok.

Batu empedu terbentuk dari cairan empedu yang mengeras menjadi batu. Ukuran dari batu empedu yang terbentuk pada setiap individu beragam.

Batu-batu ini membuat kantong empedu tidak mampu menyimpan cairan empedu yang belum digunakan. Penderita penyakit batu empedu biasanya mengajalami gejala berupa mual dan muntah, sakit perut dan nyeri pada punggung.

Baca juga: 8 Cara Berhenti Merokok Secara Efektif dan Terbukti Ampuh

5. Radang Pankreas

Dampak negatif rokok pada sistem pencernaan yang kelima adalah radang pankreas. Organ pankreas berada di belakang perut dekat dengan usus dua belas jari.

Advertisement

Zat kimia pada rokok dapat menimbulkan Zat kimia pada rokok juga dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengalami radang pankreas yang bersifat akut. Selain itu, kebiasaan ini juga dapat memperburuk gejala pankreatitits yang sudah ada.

6. Kanker pada Berbagai Organ Pencernaan

Dampak negatif rokok pada sistem pencernaan yang terakhir adalah kanker pada berbagai organ pencernaan. Berbagai zat kimia dapat memengaruhi sel-sel yang menyusun organ-organ pencernaan.

Salah satu efeknya yaitu mutasi DNA yang dapat menyebabkan sel-sel abnormal. Sel abnormal ini dapat merkembang menjadi penyakit kanker.

Kanker dapat berkembang pada organ mana saja dalam tubuh anda. Pada sistem pencernaan, kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko kanker mulut, pita suara, kerongkongan, lambung, hati dan pankreas.

Efek negatif rokok pada sistem pencernaan bisa bertambah parah jika anda semakin sering merokok. Begitu juga sebaliknya, anda dapat melindungi kesehatan organ-organ pencernaan dengan menjauhi kebiasaan ini.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement