Lifestyle
5 Penyebab Mata Bengkak pada Anak, Tidak perlu Panik

foto ilustrasi: istimewa
FAKTUAL-INDONESIA: Apakah kamu mengetahui penyebab mata bengkak pada anak? Kesehatan anak tentunya menjadi perhatian orang tua. Jika tejadi gangguan, pastinya akan membuat orang tua menjadi khawatir. Salah satu kondisi yang dapat terjadi adalah mata bengkak pada anak.
Bisa saja, tiba-tiba anak bangun di pagi hari dengan mata bengkak. Umumnya, mata bengkak yang terjadi pada anak karena reaksi alergi.
Mata bengkak yang sering kali disertai rasa gatal dapat terjadi pada siapa saja, namun anak-anak rentan mengalaminya karena kekebalan tubuh mereka yang masih rendah.
Berikut penyebab mata bengkak pada anak yang sudah faktualid.com lansir dari orami.co.id.
Daftar isi
1. Digigit Serangga
Penyebab mata bengkak pada anak yang pertama adalah karena digigit serangga. Gigitan serangga seperti nyamuk dapat membuat mata sembab sehingga terlihat membengkak. Namun, umumnya mata bengkak pada anak akibat gigitan serangga tidak menyakitkan, melainkan hanya akan timbu rasa gatal.
Kondisi akan membaik dengan sendirinya. Jika anak merasa tidak nyaman, kamu dapat mengompreskan waslap lembut yang sudah direndam dengan air dingin pada anak. Setelah itu, keadaannya akan jauh lebih membaik.
Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Mata Sembap Akibat Menangis Semalam
2. Reaksi Alergi
Penyebab mata bengkak pada anak yang kedua adalah karena reaksi alergi. Para ahli di National Health Service UK mengungkapkan, anak-anak sangat rentan mengalami alergi.
Ketika anak terpapar pada beberapa bahan iritan seperti asap rokok, serbuk sari, bulu hewa peliharaan, debu, maka bisa jadi anak mengalami alergi.
Alergi makanan, seperti alergi susu dan kacang juga bisa menimbulkan reaksi seperti mata bengkak. Adapun gejala lainnya seperti muncul ruam merah yang terasa gatal di sekujur tubuh, batuk, hidung meler, bersin hingga sesak napas.
3. Bintitan
Penyebab mata bengkak pada anak yang ketiga adalah bintitan. Bintitan dapat muncul di kelopak mata atas atau bawah, serta pada bagian luar atau dalam kelopak mata. Bintitan juga dapat muncul dekat kelopak mata dimana bulu mata berada.
Menurut Dr. Debra Rose Wilson, associate Professor dan praktisi kesehatan dalam pengobatan herbal dan alternatif, bintitan bukan penyakit menular. Sama hal nya dengan jerawat, bintitan terjadi akrena adanya iritasi di dalam kulit.
Studi dari The Pharmaceutical Journal mengungkapkan, dalam satu atau dua hari bintitan akan semakin membesar dan mungkin pecah atau mungkin menyusut dan menghilang. Namun, perlu dipahami bintitan pada anak akan membuat ia merasa tidak nyaman dan mata perih.
Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Mata Bintitan Secara Alami dengan Aman dan Cepat
4. Kalazion
Penyebab mata bengkak pada anak yang keempat adalah kalazion. Kalzion sering disamakan dengan bintitan, padahal keduanya merupakan kondisi yang berbeda.
American Optometric Association mengungapkan, kalazion adalah benjolan yang berkembang perlahan yang terbentuk karena penyumbatan dan pembengkakkan kelenjar minyak pada kelopak mata.
Kalazion sering kali muncul di area kelopak mata berupa benjolan merah, lunak dan membengkak. Benjolan tersebut dapat berubah menjadi benjolan yang tumbuh tanpa rasa sakit. Sebenarnya, bintitan yang tidak segera diobati dan dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan kalazion.
5. Alami Cedera
Penyebab mata bengkak pada anak yang terakhir adalah karena mengalami cedera. Cedera fisik yang terjadi di dekat area mata dapat menyebabkan mata bengkak, muncul peradangan, kemerahan dan lainnya. Bisa saja anak mengalaminya saat sedang bermain.
Terkadang, mereka pun tidak menyadari pembengkakkan tersebut dan tetap melakukan aktivitasnya. Jadi, kamu harus memerhatikan anak beraktivitas dengan aman agar terhindar dari cedera.***














