Connect with us

Gadget

Hati-Hati! Ini Penipuan Mudah dari Akun WhatsApp Anda

Diterbitkan

pada

Lindungi selalu akun WhatsApp Anda dengan password. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Mungkin Anda sudah tahu penipuan yang beredar terkait OTP <span;>WhatsApp. Nah, kali ini Anda juga harus berhati-hati, ada cara simpel untuk mengambil alih kode OTP WhatsApp Anda oleh penipu.

Sekali lagi sebaiknya memang abaikan segala bentuk penawaran atau pemberitahuan yang tidak dikenal baik melalui telepon atau WhatsApp.

Seperti diberitakan India Times, peneliti keamanan dari CloudSEK menemukan metode penipuan baru lewat WhatsApp yang simpel tapi berbahaya.

Penipu awalnya akan menghubungi korban dan meminta mereka untuk menghubungi nomor telepon tertentu.

Jika korban menghubungi nomor telepon tersebut, penipu akan dengan mudah mengambil alih akun milik korban tanpa sepengetahuan mereka. Trik penipuan ini mirip seperti penipuan OTP WhatsApp yang sudah lama beredar.

Advertisement

Kemudian, korban akan diminta menghubungi 10-digit nomor telepon yang diawali dengan kode ‘**67*’ atau ‘*405*’.

CEO CloudSEK Rahul Sasi mengatakan kode ini biasanya digunakan oleh operator untuk melakukan pengalihan panggilan jika nomor pengguna sedang sibuk.

Dengan kode tersebut, korban yang awam mungkin tidak tahu kalau mereka sudah mengalihkan panggilannya ke nomor telepon yang dikontrol oleh penipu.

“Kini di backend, penipu akan memulai proses registrasi WhatsApp untuk nomor telepon kalian dan memilih opsi untuk mengirimkan OTP via nomor telepon,” kata Sasi dalam laporannya.

“Karena nomor telepon kalian sedang sibuk – OTP akan dikirimkan ke nomor telepon penipu, dan tamat riwayat kalian,” sambung dia.

Advertisement

Seperti diketahui, WhatsApp mengirimkan OTP ke nomor telepon yang terdaftar untuk memverifikasi akun pengguna. Jika penipu berhasil mendapatkan OTP untuk login ke akun WhatsApp milik korban, mereka akan langsung dikeluarkan dari akun tersebut dan akun akan diambil alih sepenuhnya oleh penipu.

Begitu penipu mengambil alih akun WhatsApp korban, mereka akan menghubungi orang-orang di kontak korban untuk meminta uang.

“Dengan cara ini, hacker bisa menipu kontak WhatsApp korban bahkan sebelum korban menyadari bahwa mereka telah kehilangan kendali atas akun mereka,” jelas Sasi.

Sasi menambahkan trik ini bisa digunakan untuk meretas akun WhatsApp siapapun asalkan hacker bisa mengakses ponsel korban secara fisik dan memiliki akses untuk membuat panggilan telepon.

Meski penipuan ini baru ramai diberitakan di India, Sasi mengatakan penipuan ini cakupannya global karena semua negara dan operator seluler memiliki kode pengalihan nomor yang mirip.

Advertisement

Karena itu, sebaiknya lindungi akun WhatsApp Anda dengan selalu aktifkan 2-factor authentication (2FA) di WhatsApp dan memasang password atau pin untuk login.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement