Gadget

Jangan Bertransaksi Online Tanpa Sistem Keamanan PCI DSS dan ISO 27001

Published

on

Startup fintech diingatkan untuk pastikan keamanan data (SPE)

Startup fintech diingatkan untuk pastikan keamanan data (SPE)

FAKTUALid – Di tengah makin berkembang pesatnya perusahaan rintisan layanan teknologi keuangan (fintech) di Indonesia, masyarakat harus cerdas sehingga terhindar dari fraud atau kecurangan. Masyarakat jangan bertransaksi secara online jika tidak adanya sistem keamanan PCI DSS dan ISO 27001.

Peringatan itu dikemukakan oleh CEO & Founder PT Solusi Pembayaran Elektronik (SPE) Solution Rico L Simarmata. Dengan sertifikasi PCI DSS dan ISO 27001, keamanan akan dijaga dan mengurangi kemungkinan terjadinya fraud.

Dalam keterangannya Rabu (9/6/2021), dia menyatakan, tidak semua perusahaan fintech bisa mendapatkan sertifikasi PCI DSS. Bahkan tidak semua perusahaan fintech di Indonesia memiliki sertifikasi tersebut.

“PCI DSS dan ISO 27001 ini berkaitan langsung dengan tingkat kepercayaan user (end user) dalam menggunakan teknologi yang SPE Solution buat. Dari sisi SPE yang sangat user-oriented dan menghargai user experience, kedua sertifikasi tersebut sangat penting untuk kepercayaan pengguna kami,” katanya.

Rico mengatakan, pentingnya standardisasi keamanan untuk menjaga segala jenis keamanan data dan informasi digital.

Advertisement

Pihaknya sebagai perusahaan resmi yang bergerak di bidang fintech enabler di Indonesia, juga menekankan pentingnya PCI DSS sebagai sebuah standar keamanan data dan informasi pemegang kartu baik kartu kredit, ATM, debit, maupun e-money.

“PCI DSS ini dipelopori dan didirikan oleh 5 jaringan pembayaran internasional American Express, Discover, JCB, Mastercard, dan Visa. Penting bagi masyarakat untuk mengetahui bertransaksi yang aman seperti apa,” katanya seperti dikutip dari antaranews.com.

Sejak 2019, pihaknya juga sudah terdaftar di Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan juga anggota Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH).

Menurut Rico, fintech yang berkembang pesat dalam beberapa waktu terakhir di Indonesia diingatkan untuk senantiasa memastikan keamanan data untuk menghindari fraud atau kecurangan yang rawan terjadi.

“Dalam dunia digital terutama fintech yang dijaga atau dihindari adalah fraud atau kecurangan. Menurut data, tingkat kepercayaan orang Indonesia terhadap transaksi uang digital juga masih rendah,” ujarnya.

Advertisement

Fintech tercatat berkembang dengan baik di Indonesia sebagai sebuah teknologi yang dianggap dapat mempermudah segala transaksi finansial secara lebih modern.

Efisiensi dari teknologi ini memudahkan masyarakat dalam melakukan proses transaksi sehari-hari, karena segala proses transaksi dapat dilakukan hanya dengan menggunakan smartphone.

SPE Solution menyediakan berbagai layanan teknologi keuangan untuk bisnis saat ini di antaranya ialah Wallet & Merchant Solutions, Virtual Account, dan Business Communication.

Wallet & Merchant Solutions merupakan teknologi pembayaran berbasis QR menggunakan standarisasi pembayaran EMVCo, juga menghadirkan pembayaran dengan QRIS.

Sementara itu, layanan Business Communication membantu bisnis klien dalam melakukan komunikasi kepada pelanggan seperti WhatsApp Business API, Email Marketing, dan juga SMS Gateway.

Advertisement

Rico menyatakan bahwa selain keamanan bertransaksi, SPE Solution sangat menghargai keamanan privasi data para kliennya.

Pihaknya berkomitmen untuk mempertahankan peningkatan bisnis yang sehat dengan menghindari praktik “burning money”.

“Ini penting agar lebih banyak inovasi teknologi terbaru bisa diciptakan di tahun-tahun mendatang,” katanya. ***

Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version