Kesehatan

6 Tips Membawa Bayi Naik Motor Berpergian Jauh, Apakah Boleh?

Published

on

tips membawa bayi naik motor

Foto Ilustrasi (Foto: Freepik)

FAKTUAL-INDONESIA: Setiap orang tua yang memiliki bayi, pastinya ingin berpergian menggunakan transportasi yang aman dan nyaman. Namun, beberapa orang tua terpaksa membaya bayinya pergi menggunakan sepeda motor. Jika demikian, penting untuk mengetahui tips membawa bayi naik motor agar aman.

Dibanding kendaraan lainnya, sepeda motor sangat rawan jika membawa sang buah hati ketimbang kendaraan lainnya. Orang tua yang terpaksa membawa bayi, sebaiknya tidak memboncengkan anak di jok bagian depan. Hal tersebut tanpa disadari bisa membahayakan bagi bayi.

Jika memang terpaksa, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika hendak membawa bayi dengan sepeda motor, antara lain:

  • Bayi belum bisa menggunakan helm.
  • Diperjalan terdapat polusi, asap, dan kuman.
  • Daya tahan tubuh bayi masih rentan.
  • Menutup Bayi Terlalu Rapat Dapat Menyebabkan Kekurangan Oksigen.
  • Bayi dapat kelelahan dan kurang cairan ketika menempuh perjalan panjang.

Baca juga: 6 Tips Naik Pesawat Bersama Bayi yang Perlu Diketahui Orang Tua

Memang sangat disarankan tidak menggunakan sepeda motor membawa si kecil. Apabila tidak memungkinkan, pilih moda transportasi lain dengan alasan keselamatan dan kesehatan sang buang hati.

Jika sangat terpaksa, perhatikan keselamatan anak dan diri Anda dengan menerapkan tips membawa bayi naik motor supaya aman.

Berikut beberapa tips membawa bayi naik motor yang telah faktualid.com rangkum dari doktersehat dan kumparan.

Advertisement

1. Utamakan keselamatan

Tips membawa bayi naik motor yang pertama yaitu mengutamakan keselamatan. Mengingat bayi belum bisa memakai helm, orang tua perlu menjaga baginya dengan ekstra. Perhatikan cara memeluk dan menggendong dengan benar selama perjalan supaya bayi tidak merasa risih.

Agar lebih aman, kenakan si kecil jaket, topi, dan kaos kaki. Tak hanya bayi, orang tua yang mengemudi dan penumpang juga perlu duduk dengan nyaman dengan membatasi barang bawaan.

2. Tidak disarankan untuk bayi dibawah 3 bulan

Sebelum mengajak sang buah hati, pastikan umur bayi tidak dibawah 3 bulan sebagai tips membawa bayi naik motor. Hal tersebut penting untuk perhatikan karena bayi diusia tersebut belum memiliki daya tahan tubuh sangat rentan dan belum sempurna.

Belum lagi debu, polusi, dan virus di jalan bisa menyebabkan bayi sakit. Jika bayi belum berusia 3 bulan tetapi Anda harus melakukan perjalan, gunakan transportasi roda empat atau lainnya demi keselamatan sang buang hati. Masih diperbolehkan bila perjalanan dekat saja.

3. Perhatikan kondisi fisik bayi

Tips membawa bayi naik motor berikutnya yaitu memperhatikan kondisi fisik bayi. Sebelum perjalan, perhatikan kondisi bayi benar-benar dalam keadaan sehat. Jika bayi memiliki gejala seperti suhu tubuh tidak normal, terlihat lemas, dan batuk pilek, sebaiknya tunda perjalanan.

Advertisement

Baca juga: 6 Tanda Bayi Dehidrasi, Ketahui Mulai Sekarang Sebelum Terlambat

Apabila perjalanan dirasa sangat genting, sangat disarankan untuk tidak membawa bayi dengan alasan keselamatan.

4. Perhatikan kondisi cuaca

Selain kondisi fisik, tips membawa bayi naik motor juga perlu memperhatikan kondisi cuaca dan situasi perjalan. Melihat terlebih dahulu cuaca bisa dilakukan agar tidak berdampak buruk bagi si kecil. Jika mendung atau angin kencang dan suhu terasa panas sebaiknya pertimbangkan untuk tetap berpergian membawa bayi.

Membawa bayi saat suhu melebihi 33 derajat Celsius bisa menyebabkan bayi heat stroke. Disarankan untuk bepergian pada pagi atau sore hari. Namun jika kondisi diluar terlihat mendung atau terlalu panas, lebih baik tunda perjalanan untuk sesaat.

5. Pertimbangkan durasi perjalanan

Membawa bayi berpergian naik motor dengan jarak jauh harus ekstra hati-hati. Agar bayi tidak merasa risih, orang tua bisa mempertimbangkan beberapa kali dan dimana saja tempat beristirahat, kecepatan kendaraan, serta kondisi diperjalanan.

Hal tersebut bisa menjadi tips membawa bayi naik motor supaya durasi perjalanan dapat lebih tepat dan efisien.

Advertisement

6. Membawa makanan, obat-obatan, dan mainan

Salah satu tips membawa bayi motor yang tidak kalah penting adalah membawa makanan, obat-obatan, dan mainan. Pastikan orang tua selalu membawa susu, air putih, popok, makanan, obat-obatan, mainan, dan baju ganti di tas terpisah agar lebih mudah dijangkau.

Perlengkapan tersebut harus dipersiapkan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak terduga, seperti memberikan obat ketika bayi sakit dalam perjalanan. Selain itu, gunakan baby carrier agar bayi merasa nyaman saat digendong.

Nah itulah beberapa tips membawa bayi naik motor agar tetap aman dan nyaman. Sebetulnya bayi memang tidak disarankan dibawa saat bepergian jauh menggunakan sepeda. Meksi dilakukan dalam jarak dekat, Anda juga memperhatikan kondisi kesehatannya, kondisi cuaca, serta perlengkapannya.***

Baca juga: Popok Jangan Dibiarkan Berlama-lama Dipakai Bayi demi Kesehatan Kulitnya

Advertisement
Exit mobile version