Kesehatan

Kenali Gejala Tipes Pada Anak dan Cara Mengatasinya

Published

on

gejala tipes pada anak

Ilustrasi demam pada anak merupakan gejala tipes pada anak (Foto: Istimewa)

FAKTUALid – Penyakit tipes atau demam tifoid merupakan salah satu penyakit yang dapat menyerang semua orang, termasuk anak-anak. Jika penyakit terjadi pada anak-anak dan tidak ditangani dengan baik, dapat berbahaya. Maka dari itu, untuk sebagai orang tua perlu mengetahui gejala tipes pada anak dan cara mengatasinya.

Tipes merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhi. Bakteri tersebut dapat tertular kepada orang lain. Bakteri ini diketahui berkembang melalui makanan atau minuman yang kotor atau kurang matang saat diolah.

Ada beberapa faktor penyebab sakit tipes yang dapat menyerang anak-anak, seperti terkontaminasi bakteri Salmonella typhi, tidak menuci buah sebelum dimakan, hingga tertular dari liur baik batauk maupun bersin.

Risiko penyakit tipes anak-anak lebih tingg daripada orang dewasa karena anak-anak belum maskimal untuk mejaga kebersihan. Untuk itu, peran orang tua sangat penting mewaspadai gejala tipes pada anak agar tidak semakin parah.

Baca juga: Rekomendasi 6 Obat Sariawan Anak Menggunakan Bahan Alami

Berikut beberapa gejala tipes pada anak dan cara mengatasinya yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

Advertisement

1. Demam

Gejala tipes pada anak yang pertama yaitu saat anak mengalami demam. Menurut para ahli, penyakit tipes pada anak biasanya mengalami demam tinggi selama 7 hari. Gejala satu ini dapat membuat anak mengalami demam dengan suhu hingga 40 derajat celcius.

Umumnya, demam yang dialami anak-anak mengalami keniakan suhu tubuh secara perlahan dan bisa semakin tinggi. Demam yang disebabkan oleh tipes kerap sulit turun meskipun si kecil sudah mengonsumsi obat demam.

2. Munculnya bintik di kulit

Ketika bintik muncul di kulit si kecil, itu bisa merupakan gejala tipes pada anak. Ruam atau bintik yang timbul biasanya berwarna merah. Ruam ini dapat timbul pada bagian leher, perut, dan dada setelah satu minggu saat anak sudah terinfeksi kuman yang menyebabkan tipes.

Menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO), setelah demam 5-6 hari akan muncul bintik hitam di kulit. Bintik ini bisa bertahan sampai 28 hari atau lebih pada area dada. Bintik ini juga dapat meluas ke seluruh tubuh, kecuali wajah, telapak tangan, dan telapak kaki.

3. Gangguan saluran cerna

Gejala tipes pada anak berikutnya yaitu gangguan saluran cerna. Kebiasaan anak-anak yang belum memperhatikan jenis makanan dapat menggangu saluran cerna, seperti diare dan sembelit. Kondisi ini bisa terjadi karena anak-anak sering memasukan jari dan benda-benda yang dipegangnya ke dalam mulut yang membuatnya lebih rentan terserang bakteri.

Advertisement

Selain jarangnya anak-anak mencuci tangan, bakteti akan mudah masuk ke dalam tubuh apabila tangan si kecil terkontaminasi feses yang membuatnya mengalami diare dan sembelit.

Baca juga: Asupan Serat Anak Dua Tahun ke Bawah Sebaiknya Tak Banyak

4. Sakit kepala

Selain gangguan saluran pencernaan, sakit kepala dapat menjadi salah satu gejala tipes pada anak. Tipes diketahui menular melalui kontak langsung dengan orang yang sudah tertular sebelumnya. Tak hanya sakit kepala, anak-anak yang menderita penyakit tipes dapat mengalami mual dan muntah. Imunitas pada anak-anak yang masih belum kuat menyebabnya lebih mudah terserang berbagai penyakit termasuk tipes.

5. Hilang nafsu makan

Nafsu makan hilang pada anak merupakan salah satau gejala tipes pada anak yang membuat para orang tua cemas. Hal tersebut disebabkan karena kondisi tubuh kurang nyaman akibat beberapa gejala lainnya seperti sakit kepala dan lidah yang pahit membuat anak-anak kehilangan nafsu makan.

Cara mengatasi saat gejala tipes pada anak muncul

1. Istirahat yang cukup

Ketika orang tau mengetahui gejala tipes pada anak terjadi, perlu memperhatikan waktu tidur anak. Selama anak mengelami tipers, Istirahat total selama 7 hari hingga gejala-gejala yang timbul hingga mereda menjadi solusi kondisi tidak semakin memburuk.

Cara ini perlu dilakukan supaya dapat memulihkan energi dan mendukung proses penyembuhan. Saat gejala dirasa sudah hilang, bisa saja tipes datang dikemudian hari.

Advertisement

2. Memberikan makanan bernutrisi secara rutin

Selain istirahat yang cukup, perlu diimbangi dengan memberi makanan bernutrisi untuk mempercepat penyembuhan. Saat gejala tipes pada anak terjadi, orang tua perlu memberikan makanan yang bernutris dan kaya akan protein agar imunitas tubuh dapat lebih kuat untuk melawan bakteri.

Makanan yang dapat memenuhi nutrisi dan aman dikonsumsi anak, seperti sup ayam, telur matang, bubur, buah-buahan, dan sayuran-sayuran. Selain itu, mengonsumsi air putih juga penting untuk menjaga anak agar tidak dehidrasi. Orang tua bisa meminta anak untuk memakan buah seperti semangka dan melon.***

Baca juga: Salah, Menyajikan Telur Setengah Matang kepada Anak-anak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version