Kesehatan
7 Cara Mengatasi Impotensi, Pilih Secara Alami atau Medis?

Foto Ilustrasi (Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Impotensi merupakan salah satu penyakit yang sering dialami oleh pria. Impontensi tentu sangat mengganggu aktivitas seksual dengan pasangan. Untuk itu, kamu perlu mengetahui cara mengatasi impotensi dengan baik dan benar.
Impotensi atau disfungsi ereksi adalah kondisi ketika penis tidak mampu ereksi atau mempertahankan ereksi, walaupun terdapat rangsangan seksual. Penyakit satu ini sering rentan terjadi pada pria berusia 40 tahun ke atas.
Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan impotensi atau lemah syahwat, yaitu gaya hidup yang buruk, gangguan psikologi, hingga efek samping obat-obatan. Meski bukan penyakit yang bisa mengancam jiwa, kondisi ini perlu diobati untuk menjaga hubungan keharmonisan bersama pasangan.
Baca juga: 9 Penyebab Impotensi, Kamu Wajib Waspada Mulai Sekarang
Berikut beberapa cara mengatasi impotensi yang telah faktualid.com rangkum dari sehatq dan doktersehat.
Daftar isi
1. Mengonsumsi makanan bergizi
Cara mengatasi impotensi yang pertama yaitu makan makanan bergizi. Makanan tertentu bisa memengaruhi terhadap impotensi. Makanan seperti buah-buahan, sayuran, biji-bijian, dan ikan bisa membantu menurunkan risiko impotensi.
Daging merah juga bisa menjadi makanan bergizi untuk mencegah impotensi. Selain itu, menjaga pola makan sehat bisa berdampak baik pada kondisi ini. Kelebihan berat badan atau obesitas lebih rentan mengalami impotensi dibandikan pria yang tidak obesitas.
2. Tidak merokok dan minun alkohol
Tidak merokok dan minum alkohol tentu menjadi cara mengatasi impotensi yang sudah banyak diketahui. Kebiasan ini perlu kamu tinggalkan karena mengandung zat yang dapat mempersempit pembuluh darah sehingga menghambat aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke penis. Hasilnya, penis mengalami kondisi ini.
Sebuah penelitian menunjukkan bahwa perokok aktif mempunyai risiko impotensi lebih tinggi. Itulah mengapa kebiasaan merokok dan minum alkohol perlu dihentikan mulai dari sekarang sebagai terapi impotensi yang sedang dijalani.
3. Olahraga secara rutin
Cara mengatasi impotensi berikutnya yaitu rutin berolahraga. Aktivitas fisik seperti melatih kekuatan otot dasar panggul dan senam kegel sehari 2 kali bisa membantu mengatasi masalah ereksi. Olahraga juga dapat membantu melebarkan pembuluh darah menuju penis menjadi lancar.
Semua jenis olahraga dapat dilakukan untuk mengatasi impotensi. Namun, jika malas melakukan olahraga berat, melakukan olahraga ringan, yakni jogging sudah cukup untuk membantu mengatasi impotensi.
4. Istirahat yang cukup
Selain rutin berolahraga, istirahat yang cukup menjadi salah satu cara mengatasi impotensi. Pasalnya, pola tidur yang buruk dapat menjadi faktor penyebab impotensi. Ketika tidur, tubuh pria akan memproduksi hormon testosteron dalam menunjang ereksi penis.
Baca juga: 7 Penyebab Sperma Sedikit, Kurangi Kebiasaan ini Mulai Sekarang
Jika kamu tidak beristirahat dengan cukup nantinya akan membuat produksi hormon tersebut menjadi tidak optimal. Sehingga kadar testosteron menjadi rendah dan berujung pada kondisi lemah syahwat.
Pengobatan impotensi alami ini perlu diterapkan dengan tidur secara disiplin dan membantu memastikan waktu tidur menjadi konsisten.
5. Mengonsumsi obat-obat
Jika cara alami dirasa kurang efektif, kamu bisa menerapkan cara mengatasi impotensi secara medis dengan mengonsumsi obat-obatan. Ada beberapa jenis obat impotensi yang dijual bebas di apotek, diantaranya
- Sildenafil
- Tadalafil
- Vardenafil
- Avanafil
Kendati demikian, obat-obatan ini perlu dikonsumsi dengan resep dokter agar tidak menimbulkan efek samping yang bisa membahayakan.
6. Terapi hormon
Pengobatan terapi hormon sering dilakukan untuk mengatasi impotensi. Dokter akan menyuntikkan hormon langsung ke penis atau menempatkan butir alprostadil ke dalam uretra. Alprostadil adalah hormon buatan yang membantu merangsang aliran darah ke penis.
Cara mengatasi impotensi ini bisa menimbulkan efek samping berupa tekanan darah, sakit kepala, pusing, nyeri penis, sensasi terbakar pada uretra, dan perdarahan uretra. Selain itu, terapi hormon juga dalam bentuk koyo dan gel. Efek sampingn yang sering terjadi adalah jerawat, pembesaran payudara, pembesaran prostat, dan retensi cairan.
7. Pembedahan dan pompa penis
Cara mengatasi impotensi secara medis berikutnya adalah pembedahan dan pompa penis. Pompa penis merupakan tabung berlubang dengan pompa bertenaga tangan atau baterai. Alat ini akan membantu untuk menarik darah ke penis.
Sedangkan, implan penis adalah metode pembedahan dengan menempatkan perangkat ke kedua sisi penis. Implan ini terdiri dari batang yang dapat ditekuk atau yang dapat ditiup. Metode ini biasnaya disarakan jika cara mengatasi disfungsi ereksi lainnya tidak berhasil.***
Baca juga: 8 Cara Mengatasi Lemas Saat Berhubungan Intim, Pria Wajib Tahu!