Kesehatan
7 Cara Mengatasi Anak Susah Makan yang Perlu Diterapkan

Ilustrasi Anak Susah Makan (Foto: istockphoto)
FAKTUALid – Anak susah makan merupakan salah satu hal yang sering dialami orang tua. Kondisi ini pasti membuat orang tua khawatir akan kesehatan serta asupan nutrisi yang harus dipenuhi dengan baik. Oleh karena itu, penting mencari cara mengatasi anak susah makan agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.
Sebenarnya, anak susah makan merupakan fase normal yang akan yang akan dilalui setiap anak. Bahkan, susah makan mulai terjadi pada anak yang baru menginjak usia satu tahun. Kondisi ini dapat berpengaruh pada pertumbuhan anak.
Hal tersebut menjadikan pertumbuhannya lebih lambat dari sebelumnya sehingga nafsu makan pun akan berkurang. Terdapat beberapa penyebab anak menjadi susah makan, diantaranya hanya memilih makanan tertentu, makan satu jenis makanan saja, sembelit, tidak mau makan setelah kemarin banyak makan, hingga gangguan kesehatan.
Namun, orang tua tidak perlu khawatir menghadapi keadaan ini. Terdapat berbagai cara mengatasi anak susah makan yang dapat kamu terapkan.
Baca juga: Rekomendasi 6 Obat Sariawan Anak Menggunakan Bahan Alami
Berikut beberapa cara mengatasi anak susah makan yang telah faktualid.com rangkum dari doktersehat dan hellosehat.
Daftar isi
1. Beri makanan dalam porsi kecil tapi sering
Cara mengatasi anak susah makan yang pertama yaitu dengan memberikan makanan dalam porsi kecil tapi sering. Saat anak tidak mau makan, tentu mereka hanya dapat makan dalam porsi sedikit. Terlebih, anak mungkin susah makan karena enggan untuk menyentuh makanannya.
Untuk mengatasinya, kamu dapat mencoba memberikan makanan dalam porsi kecil tapi cukup sering. Disarankan untuk memberi jarak setidaknya 3 jam sebelum masuk ke waktu makan berikutnya. Dengan begitu, dapat membuat porsi makannya lebih pas saat waktu makan tiba.
2. Memahami selera makan anak
Kamu perlu memahami selera makan anak sebagai cara mengatasi anak susah makan. Jangan memaksa anak apabila tidak mau makan. Hal ini dapat membuat si kecil beranggapan waktu makan dengan kecemasan dan frustrasi, sehingga membuatnya kurang sensitif terhadap isyarat lapar dan kenyangnya.
3. Memiliki rutinitas yang tetap
Selain memahami selera makan anak, cara mengatasi anak susah makan dapat dilakukan dengan mengatur rutinitas yang tetap. Cara ini dapat kamu lakukan dengan memberikan waktu makan camilan yang hampir sama setiap harinya.
Kamu dapat memberikan camilan saat si kecil tidak mau makan. Ini dilakukan agar kebutuhan nutrisinya tetap terpenuhi. Berikan susu di antara waktu makan dan camilan.
Namun kamu juga perlu memperhatikan agar anak tidak mengonsumi susu atau camilan terus menurus karena dapat mengganggu dan mengurangi nafsu makan si kecil.
4. Sajikan makanan dengan tampilan menarik
Menyajikan makanan dengan tampilan menarik dapat menjadi salah satu cara mengatasi anak susah makan. Kamu dapat mencoba merubah tampilan makanan yang lebih menarik, seperti membentuk nasi menjadi berbentuk wajah dan membuat telur berbentuk mata sapi.
Baca juga: Alergi Kandungan Makanan pada Anak Wajib Diperhatikan Orangtua
Selain itu, kamu dapat mengkreasikan dengan cara lain agar menemukan variasi tampilan yang menarik di piring makan anak. Cara ini cocok diterapkan saat anak sedang sakit dan tidak mau makan sama sekali.
5. Memberi variasi makanan kesukaan anak
Cara mengatasi anak susah makan berikutnya yaitu dengan memberi variasi makanan kesukaan anak. Ketika si kecil sakit dan tidak mau makan, kamu dapat memberikan makanan kesukaannya untuk merangsang nafsu makannya.
Anak-anak biasanya menyukai makanan-makanan yang memiliki warna cerah. Campurkan makanan berwarna cerah dan makanan kesukaannya dengan jenis makanan lain agar asupan nutrisi anaknya dapat tercukupi dengan baik.
6. Melibatkan anak
Cobalah untuk melibatkan anak dalam proses menyiapkan makanan yang hendak dikonsumsi. Ajaklah anak saat berbelanja dan biarkan si kecil memilih buah, sayuran, dan makanan sehat lainnya. Jangan membeli apa pun yang anak enggan untuk memakannya.
Menurut penelitian, anak-anak yang terlibat dalam persiapan makan lebih cenderung mengonsumsi sayuran dan kalori secara umum daripada mereka yang tidak.
Kamu juga dapat mengajaknnya saat mengolah makanan, tentu dengan melakukan hal-hal yang aman sesuai dengan usianya, seperti mencuci, mengaduk adonan, atau menata makanan di atas piring.
7. Makan bersama teman
Cara mengatasi anak susah makan yang terakhir yaitu dengan mengajak makan bersama teman seusianya. Hal ini terbukti dapat membantu si kecil agar termotivasi untuk mencoba makanan baru.
Sebuh studi menunjukkan bahwa anak lebih cenderung makan lebih banyak kalori dan mencoba lebih banyak makanan saat makan bersama temannya.
Untuk itu, kamu dapat menambahkan beberapa makanan baru dengan makanan kesukaannya. Tak lupa makanan tersebut dapat memenuhi asupan nutrisi si kecil untuk membantu tumbuh kembangnya.***
Baca juga: Makanan Pendamping ASI Rumahan Baik untuk Perkembangan Anak