Kesehatan
6 Jenis Buah yang Mengandung Racun Sianida, Salah Satunya Apel

Buah ceri merupakan salah satu buah yang mengandung racun sianida (Foto: Istimewa)
FAKTUAL-INDONESIA: Buah merupakan salah satu makanan yang sangat menyehatkan. Sebagian menyangka bahwa seluruh jenis buah dapat baik bagi tubuh. Padahal, ada buah yang mengandung racun di dalamnya. Termasuk ada sederet buah yang mengandung racun sianida.
Sianida adalah jenis racun yang berbahaya karena dapat menyebabkan kematian dalam waktu singkat. Senyawa kimia ini terdiri dari unsur karbon dan nitrogen. Racun berbahaya ini dapat ditemukan pada buah yang kerap dikonsumsi sehari.
Meski demikian, kandungannya tak berada pada keseluruhan buah tersebut. Apabila diolah dan dimakan dengan tidak tepat, orang tersebut akan berisiko mengalami keracunan sianida. Lantas, apa saja buah yang mengadun racun sianida?
Baca juga: 8 Jenis Buah Warna Merah yang Menyehatkan, Favorit kamu yang mana?
Berikut beberapa jenis buah yang mengandung racun sianida, yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.
Daftar isi
1. Buah ceri
Jenis buah yang mengandung sianida yang pertama yaitu buah ceri. Buah ini biasanya dijadikan pemanis pada sebuah kue. Akan tetapi, biji buah berwarna merah ini memiliki glikosida sianogenik atau sianida. Namun, Anda tak perlu khawatir karena daging dari buah ceri sendiri aman untuk dikonsumsi.
Pada satu biji dari buah ceri mengandung 0,17 gram sianida. Saat makan buah ini, pastikan untuk menyingkirkan biji dari buah ceri agar tidak keracunan sianida. Itulah mengapa tidak disarankan mengunyah biji ceri apabila sudah berada di dalam mulut.
2. Buah apel
Apel sangat direkomendasikan sebagai buah yang baik bagi kesehatan. Apel sering dimakan oleh banyak orang yang menjalani program diet. Kandungan di dalam memang sangat penting bagi tubuh.
Meski begitu, ternyata apel merupakan buah yang mengandung racun sianida. Bukan berada pada daging buahnya tetapi racun tersebut ada pada bijinya yang dikenal mengandung racun glikosida sianogenik. Senyawa sianida baru akan keluar apabila biji apel sudah tergigit.
Oleh karan itu, hindari memakan biji apel tersebut. Apabila tidak sengaja memakannya, Anda tak perlu khawatir karena mungkin tidak akan menyebabkan masalah serius.
3. Buah aprikot
Jenis buah yang mengandung racun sianida berikutnya yaitu buah aprikot. Buah satu ini memang masih asing bagi masyarakat Indonesia. Meski memiliki manfaat bagi kesehatan, nyatanya biji buah aprikot mengandung zat glikosida sianogenik, yang ketika dikonsumsi akan berubah menjadi sianida.
Kandungan tersebut dapat berupa senyawa amigladin yang apabila dikonsumsi dapat jumlah banyak bisa menyebabkan keracunan. Selain itu, ekstrak biji aprikot juga ditemukan mengandung sianida yang dapat menyebabkan hipoksia atau rendahnya kadar oksigen di sel dan jaringan tubuh.
Baca juga: 7 Jenis Buah Penghilang Bau Mulut, Terbukti Ampuh dan Segar
4. Buah persik
Selain aprikot, buah persik juga termasuk jenis buah yang mengandung racun sianida. Sebenarnya, buah satu ini sangat aman untuk dikonsumsi, bahkan menyimpan kandungan yang bisa menyehatkan tubuh.
Namun, biji pada buah persik diketahui mengandung senyawa amigdalin yang dapat berubah menjadi racun sianida. Namun, biji dari persik tetap aman saat dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, yaitu sekitar 6–10 biji per hari. Jika dimakan jumlah berlebih, nantinya akan bereaksi sehingga tubuh tidak mampu menoleransinya.
5. Almond
Meski kerap disebit kacang-kacangan, sebetulnya kacang almond termasuk jenis buah kering. Pada kacang almond pahit yang mentah terdapat zat amigdalin glikosida. Zat itu merupakan senyawa kimia yang dapat melepaskan racun sianida ketika sudah masuk ke dalam mulut.
Jenis buah yang mengandung racun sianida ini tetap aman dimakan melalui proses pengolahan, seperti direbus atau dipanggang. Cara tersebut dinilai dapat mengurangi kadar sianida di dalamnya. Agar tidak khawatir, Anda bisa memilih kacang almond manis yang mengandung zat amigdalin glikosida lebih rendah dibandingkan kacang almond pahit.
6. Buah pir
Salah satu buah yang mengandung racun sianida adalah buah pir. Biji buah pir mengandung senyawa sianida yang berpotensi mematikan. Jika biji tersebut dikonsumsi berlebihan, dapat menimbulkan mual, diare dan sakit perut. Mulai dari sekarang batasi konsumsi buah pir agar terhindar dari keracunan sianida.***
Baca juga: Banyak Jenis Buah yang juga Berkhasiat Atasi Hipertensi