Kesehatan

6 Bahaya Berdiri Terlalu Lama, Ketahui Juga Cara Mencegahnya!

Published

on

Bahaya berdiri terlalu lama

Ilustrasi berdiri lama saat bekerja (Foto: Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Setiap orang tentu ingin mendapatkan pekerjaan yang menyenangkan menurut versinya sendiri. Namun beberapa orang terpaksa berdiri dalam waktu yang cukup lama ketika bekerja. Jika dilakukan terlalu sering, ada sejumlah bahaya berdiri terlalu lama yang mengintai.

Sama hal duduk terlalu lama, berdiri pin jika terlalu lama bisa berdampak negatif bagi kesehatan. Meski begitu, banyak masih remehkan tentang efek buruk ini. Berdiri terlalu lama, terlebih setiap hari, bisa otot-otot pada bagian kaki dan persendian. Lantas, apa saja bahaya berdiri terlalu lama?

Berikut beberapa bahaya berdiri terlalu lama yang telah faktualid.com rangkum dari berbagai sumber.

1. Varises kaki

Bahaya berdiri terlalu lama yang pertama yaitu varises di bagian kaki. Kondisi ini terjadi ketika seseorang terlalu lama berdiri sehingga darah di kaki akan berkumpul mengalami pelebaran dalam pembuluh darah.

Kondisi ini umumnya tidak menimbulkan rasa sakit. Namun, varises bisa menyebabkan komplikasi berupa luka dan gangguan pembekuan darah.

Advertisement

Baca juga: 5 Bahaya Menggunakan Handuk Kotor, Cuci Secara Berkala!

2. Kelelahan otot

Sebuah penelitian yang diterbitkan Journal of the Human Factors and Ergonomics Society (2015) menemukan bahwa berdiri selama 5 jam bisa memicu kelelahan otot yang berlangsung selama lebih dari 30 menit setelah jam kerja berakhir.

Bila bekerja dan harus mengalami hal ini setiap hari, sangat memungkinkan Anda mengalami kelelahan otot saat bekerja. Posisi berdiri tegak juga akan mengurangi aliran darah ke bagian otot yang terbebani sehingga bisa mempercepat timbulnya nyeri otot.

3. Nyeri punggung bawah

Bahaya berdiri terlalu lama berikutnya yaitu nyeri punggung bawah. Sebauh penelitian yang diliris University of Sydney, mencatat bahwa melakukan pekerjaan manual saat dalam posisi canggung seperti berdiri atau membungkuk, secara signifikan dapat meningkatkan risiko mengalami nyeri punggung bawah.

Meski berdiri dua jam setiap hari tidak menyebabkan masalah, tapi bisa saja mengalami masalah jangka pendek seperti kaki kram dan nyeri punggung.

4. Penyakit kardiovaskular

Siapa sangka, bahaya berdiri terlalu lama bisa menyebabkan seseorang terkena penyakit kardiovaskular. Sebuah studi menunjukkan bahwasannya ada hubungan antara berdiri di tempat kerja dan perkembangan penyakit aterosklerosis karotis pada pria atau perkembangan penyakit jantung.

Advertisement

Kondisi ini terjadi karena aliran darah balik dari tungkai ke jantung terganggu akibat adanya proses gravitasi saat seseorang berdiri terlalu lama. Jika sudah parah, aliran darah ke jantung akan mengalami gangguan dan menimbulkan penyakit jantung atau serangan jantung.

5. Nyeri sendi

Selain penyakit kardiovaskular, bahaya berdiri terlalu lama lainnya adalah nyeri sendi. Berdiri dalam waktu lama pada akhirnya akan mengurangi produksi cairan pelumas sendi. Hal inilah yang mengakibatkan rasa kaku dan nyeri sendi.

Baca juga: 6 Bahaya Sering Konsumsi Minuman Boba Bagi Kesehatan, Batasi!

6. Kifosis

Kifosis merupakan kondisi seseorang dimana kelaian struktir tulang belakang yang menyebabkan punggung bagian atas melengkung berlebihan sehingga membuat seseorang tampak membungkuk. Ini umum terjadi pada pekerja yang berdiri dengan postur tubuh yang buruk secara terus-menerus.

Cara mencegah gangguan kesehatan akibat berdiri terlalu lama

Meski sudah mengetahui sejumlah bahaya berdiri terlalu lama, namun mereka masih melakukannya dengan alasan pekerja. Namun Anda tak perlu khawatir, untungnya ada cara mencegah gangguan kesehatan akibat berdiri terlalu lama, berikut ini:

  • Cobalah untuk duduk berkala setidaknya 30 menit sekali selama beberapa menit.
  • Ubah posisi berdiri setiap 8 menit sekali. Perubahan posisi ini bertujuan untuk memindahkan berat badan Anda dari dua kaki ke salah satu kaki secara bergantian.
  • Pilih alas kaki yang tepat, pilihlah sepatu yang dilengkapi sol penyerap guncangan, bagian tumit tidak melebihi 5 cm, dan cukup lebar sehingga tidak mengubah bentuk kaki.
  • Perbanyak minum air untuk meningkatkan aliran darah dan melindungi sendi dengan benar.
  • Menggunakan stoking kompresi untuk membantu meningkatkan sirkulasi, mengurangi pembengkakan di kaki, dan kelelahan otot secara keseluruhan, dan dapat meminimalkan nyeri kaki.
  • Gunakan lantai khusus, usahakan lantai yang dipijak terbuat dari lapisan kayu atau karet agar tidak memberikan tekanan berlebih pada kaki.
  • Jaga berat badan ideal.
  • Menghindari peregangan, membungkuk, dan memutar terlalu banyak.

Itulah penjelasan terkait bahaya berdiri terlalu lama dan cara mencegah gangguan kesehatan akibat berdiri terlalu lama. Dengan menerapkannya, diharapkan bisa mengurangi efek buruk yang muncul. Semoga bermanfaat.***

Baca juga: 7 Dampak Buruk Menahan Bersin, Salah Satunya Aneurisma

Advertisement
Exit mobile version