Connect with us

Kesehatan

Warga Jakarta Disarankan Pakai Masker, Kualitas Udara 10 Mei 2024 Ini Tidak Sehat

Diterbitkan

pada

Ilustrasi kualitas udara Jakarta tidak sehat. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA :  Kualitas udara Jakarta pada Jumat ini (10/5/2024) masuk kategori tidak sehat berada pada poin 159 dengan konsentrasi tingkat polutan PM 2,5 sebesar 66,4 mikrogram per meter kubik. Demikian menurut laporan IQAir melalui laman resminya pada Jumat (10/5/2024) yang diperbaharui pada pukul 05.00 WIB.

Mengutip Antara, angka konsentrasi PM 2,5 ini 13,3 kali lebih tinggi nilai panduan kualitas udara tahunan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Karena itu warga Jakarta diingatkan menghindari aktivitas di luar ruangan, mengenakan masker saat berada di luar rumah, menutup jendela untuk menghindari udara luar yang kotor dan menyalakan penyaring udara.

PM 2,5 merupakan partikel berukuran lebih lebih kecil 2,5 mikron (mikrometer) yang ditemukan di udara termasuk debu, asap dan jelaga.

Paparan PM2,5 dalam jangka panjang yakni berbulan-bulan hingga bertahun-tahun dikaitkan dengan kematian dini, terutama pada orang yang memiliki penyakit jantung atau paru-paru kronis, dan penurunan pertumbuhan fungsi paru-paru pada anak-anak.

Tingkat kualitas udara masuk kategori kategori baik, yakni tidak memberikan efek bagi kesehatan manusia atau hewan dan tidak berpengaruh pada tumbuhan, bangunan ataupun nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 0-50.

Advertisement

Kemudian, kategori sedang, yakni kualitas udaranya yang tidak berpengaruh pada kesehatan manusia ataupun hewan tetapi berpengaruh pada tumbuhan yang sensitif dan nilai estetika dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100.

Selanjutnya, kategori tidak sehat yakni tingkat kualitas udara yang bersifat merugikan pada manusia ataupun kelompok hewan yang sensitif atau bisa menimbulkan kerusakan pada tumbuhan dengan rentang PM 2,5 sebesar 101-199.

Lalu, kategori sangat tidak sehat dengan rentang PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Terakhir, berbahaya (300-500) atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi.

Jakarta dibandingkan kota-kota lainnya di Indonesia, berada di urutan ketiga setelah Tangerang dan Bandung dengan indeks kualitas udara di angka masing-masing 194 dan 175.

Advertisement

Sementara bila dibandingkan dengan 120 negara lain, indeks kualitas udara di Jakarta berada di peringkat dua setelah Lahore, Pakistan yang berada di poin 170, merujuk data yang diperbaharui pada Kamis (9/5/2024).***

Lanjutkan Membaca
Advertisement