Kesehatan

Perbanyaklah Mengonsumsi Makanan yang Mampu Tingkatkan Produksi Kolagen

Published

on

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh dalam  memproduksi kolagen akan semakin berkurang. Terlebih wanita yang sudah memasuki masa menopause, produksi kolagen di tubuh juga menurun.

Padahal kolagen merupakan protein penting yang terdapat di dalam jaringan ikat, tulang rawan, tendon, darah, tulang, dan kulit tubuh kita.

Kolagen berfungsi mempertahankan elastisitas kulit, membentuk struktur pada sendi dan tendon, melindungi organ-organ di dalam tubuh, hingga menyatukan bagian tubuh seperti tulang dan otot.

Wanita yang sudah memasuki masa menopause, ketika berada di tengah terik mentari, disarankan untuk berlindung di balik payung, menutup dengan topi/pakaian, serta menggunakan tabir surya atau sunscreen yang berspektrum luas minimal SPF 30.

Hal itu untuk menangkal radiasi ultraviolet. Radiasi ini dapat menembus ke bawah kulit dan menyebabkan kerusakan kolagen. Kolagen yang rusak dapat mempercepat proses penuaan kulit.

Advertisement

Selain itu, kulit pun menjadi kendur, garis-garis dan kerutan bermunculan, dan tulang rawan pada sendi menjadi lebih lemah.

Untuk memiliki kulit halus, lembut, kencang, kenyal, dan terlihat awet muda, perbanyaklah mengonsumsi makanan sehat. Terutama, makanan yang mengandung vitamin C, vitamin A, antosianin, protein, zinc, tembaga, dan alpha-hydroxy acids.

Berbagai makanan dengan kandungan tersebut dipercaya mampu meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh.

– Vitamin A

Vitamin A adalah salah satu jenis antioksidan yang bisa merangsang produksi kolagen dan menangkal efek buruk paparan sinar UV. Vitamin A bisa didapatkan dengan mengonsumsi tomat, wortel, sayuran berdaun hijau, mangga, produk susu, ikan, udang, hati sapi, minyak hati ikan cod, dan telur.

Advertisement

– Vitamin C

Vitamin C juga mampu merangsang produksi kolagen di dalam tubuh dan melindungi tubuh dari radikal bebas. Selain itu, vitamin C juga bisa mencegah kulit kering, serta membantu memperlambat tanda-tanda penuaan dan keriput.

Vitamin ini bisa ditemukan di dalam jeruk, stoberi, pepaya, kelengkeng, brokoli, dan sayuran berdaun hijau.

– Antosianin

Selain kedua vitamin di atas, zat antosiain juga diketahui mampu meningkatkan produksi kolagen. Antosianin sendiri adalah pigmen warna yang terdapat di buah dan sayuran.

Advertisement

Makanan yang mengandung antosianin meliputi anggur, delima, buah beri, tomat, dan kacang merah.

– Protein
Tubuh mengubah asupan protein yang kita makan menjadi asam amino. Asam Amino ini kemudian digunakan untuk membentuk jaringan tubuh dan kolagen.

Protein didapat dengan mengonsumsi makanan laut, daging, susu, keju, yogurt, telur, kacang kedelai, dan ikan.

– Alpha hydroxy acids (AHAs)

Alpha-hydroxy acids adalah kelompok asam alami yang ditemukan dalam makanan. AHA dapat membantu meningkatkan produksi kolagen dengan menghancurkan serat kolagen lama dan membuat yang baru.

Advertisement

AHA dapat ditemukan dalam jeruk, apel, anggur, tebu, tomat, dan lemon.

– Mineral

Zat mineral seperti selenium, zinc dan tembaga memiliki fungsi penting dalam produksi kolagen. Zat ini juga berfungsi sebagai penangkal radikal bebas yang dapat merusak kulit, membantu kulit melawan bakteri, dan menghasilkan kolagen.***

Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version