Kesehatan

Nyeri Lutut Atasi dengan Olahraga

Published

on

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Usia dewasa adalah kelompok umur yang paling rawan terkena gangguan sakit lutut. Padahal adanya lutut memungkinkan tungkai kaki untuk bergerak dan berjalan.

Di dalamnya terdapat kantong cairan yang melumasi permukaan tendon dan mengurangi gesekan ketika tendon di lutut bergerak. Jika lutut mengalami gangguan, mungkin akan merasakan nyeri.

Pada kebanyakan kasus, kondisi ini disebabkan oleh osteoarthritis. Tanpa penanganan yang tepat, tulang rawan yang terdapat di antara sendi rawan mengalami kehancuran. Akibatnya, tulang saling bergesekan dan menimbulkan rasa sakit.

Peran olahraga secara teratur justru dapat mengurangi nyeri sendi lutut. Olahraga juga dapat membantu meredakan rasa nyeri, kaku, bengkak, serta memperkuat otot-otot pendukung sendi.

Meski begitu, seperti dikutip dari halodoc.com, tidak semua jenis olahraga dapat dilakukan. Agar tidak salah pilih olahraga, berikut olahraga yang aman untuk yang memiliki gangguan sakit lutut:

Advertisement

– Berenang
Bagi yang mengalami gangguan sakit lutut, sebaiknya mengikuti  latihan aerobik dalam air, seperti berenang, untuk membakar lebih banyak kalori. Air memiliki kemampuan untuk meringankan tubuh hingga 90 persen dari total berat, tergantung seberapa banyak tubuh yang terendam pada saat latihan. Dengan berkurangnya beban tubuh dalam air, berarti akan mengurangi beban yang ditumbuh oleh sendi lutut.

– Sepeda Statis
Berlatihlah untuk menggunakan sepeda statis. Kursi pada sepeda statis dapat membantu mengurangi beban tubuh, sedangkan gerakan melingkar dari pedal dapat mengurangi risiko nyeri pada lutut. Dapat pula meningkatkan intensitas latihan dengan mengatur resistensi pada pedal atau dengan meningkatkan kecepatan kamu. Supaya lebih aman, gunakan semi-recumbent bike untuk membantu tumpuan punggung, karena sepeda jeni ini memiliki sandaran yang mirip seperti kursi pada umumnya.

– Jalan Kaki
Olahraga ini seharusnya menjadi yang paling mudah. Bisa dilakukan dengan jalan cepat, baik di jalan maupun di treadmill. Semakin cepat berjalan, semakin berat pula tumpuan beban pada lutut. Jalan kaki membakar kalori sama dengan kalori yang terbakar ketika joging.

Jalan kaki relatif lebih aman, karena beban pada lutut tidak terlalu berat. Jika memungkinkan, gunakan treadmil. Karena treadmill memiliki permukaan pijakan yang lebih rata dan nyaman, sehingga baik untuk mengurangi risiko nyeri lutut.

– Joging
Selain berjalan kaki, dapat juga berlari-lari kecil atau joging. Namun, perhatikan dahulu kondisi nyeri lutut. Jika kondisinya tidak parah, boleh melakukan joging. Namun jika memiliki riwayat cedera lutut, sebaiknya hindari joging karena dapat meningkatkan risiko arthritis lutut jangka panjang.

Advertisement

– Mendayung
Olahraga ini tentu tidak melibatkan kekuatan lutut. Mendayung adalah salah satu olahraga kardio terbaik untuk membakar kalori tanpa memberikan tekanan pada sendi lutut. Tidak hanya melatih otot-otot tubuh, olahraga mendayung juga akan memaksimalkan kekuatan inti organ jantung setiap kali kamu menarik dayung sekuat tenaga.

Meski sedang mengalami sakit lutut, bukan berarti harus berhenti bergerak, terlebih lagi jangan berhenti berolahraga.***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version