Kesehatan
Minyak Jagung sebagai Alternatif Asupan Lemak bagi yang Berkolesterol Tinggi

Foto: Istimewa
FAKTUALid – Bagi yang memiliki masalah kolesterol tinggi, minyak jagung dapat digunakan sebagai alternatif asupan lemak.
Saran dari pakar kesehatan itu bukan tanpa alasan. Porsi yang tidak berlebihan dari minyak jagung merupakan sumber lemak yang baik untuk tubuh.
Lebih dari itu, seperti dikutip dari alodokter.com, Selasa (24/8/2021), beberapa penelitian menunjukkan bahwa minyak jagung dapat mengurangi kolesterol lebih baik daripada minyak sehat lain, misalnya minyak zaitun.
Salah satu kategori minyak sehat yaitu mengandung lemak tak jenuh rantai tunggal dan rantai ganda yang tinggi. Minyak jagung termasuk minyak yang kaya kandungan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol hingga risiko penyakit jantung.
Ada tiga cara minyak jagung dapat membantu menurunkan kolesterol:
1. Mengganti asam lemak jenuh dengan asam lemak tak jenuh yang sehat.
2. Menekan low-density lipoprotein (LDL) yang sering disebut kolesterol jahat.
3. Memperbaiki rasio LDL dan high-density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik.
Tidak hanya asam lemak tak jenuh rantai ganda saja yang berperan menurunkan kadar kolesterol, tapi juga asam lemak tak jenuh rantai tunggal. Selain itu, asam lemak tak jenuh rantai tunggal juga bermanfaat menjaga stabilitas tingkat insulin dan gula darah, sehingga menekan risiko terjadinya diabetes tipe 2.
Produk makanan yang berasal dari sayuran dan minyak jagung banyak mengandung fitosterol. Zat inilah yang dapat menekan kolesterol, sebab mampu menghalangi penyerapan kolesterol, termasuk LDL, dalam saluran cerna. Bahkan, fitosterol dalam jumlah kecil pun memiliki pengaruh terhadap penyerapan kolesterol.
Menurut beberapa penelitian, mengonsumsi dua gram fitosterol per hari selama satu hingga dua minggu dapat menurunkan lemak jahat LDL hingga 10 persen.
Salah satu saran penggunaan minyak tumbuhan, yaitu menggunakan kombinasi beragam jenis minyak untuk memasak dan menambah aroma.
Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah titik didihnya. Jika dipanaskan hingga melewati titik didihnya, maka minyak akan tampak berasap. Apabila hal itu terjadi, kandungan nutrisinya akan berkurang dan menimbulkan rasa tidak enak pada makanan.
Minyak jagung cocok untuk proses menggoreng, karena memiliki tingkat titik didih yang tinggi.
Jika perlu, kombinasikan dengan beberapa jenis minyak sehat lainnya agar mendapat manfaat yang maksimal. Namun, perhatikan juga jumlah asupan dan cara memasaknya.***