Kesehatan

Kelelahan Pada Mata Tetap Harus Diwaspadai walau Beraktivitas dari Rumah

Published

on

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INFONESIA:  Di era normal baru, bila aktivitas bisa dari rumah justru dianjurkan demi meminimalisasi kerumunan di luar rumah. Apalagi untuk saling bertemu bisa secara daring.

Di satu sisi ada kemudahan, tapi ada bahaya yang juga musti diwaspadai dari aktivitas yang menuntut penggunaan komputer atau gawai lain dalam waktu yang lama untuk bekerja, yakni terjadinya computer vision syndrome.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) dr. M. Sidik, SpM(K) mengatakan bekerja dengan komputer berlama-lama berpotensi mengakibatkan computer vision syndrome. Kondisi ini ditandai dengan mata yang memerah, berair, gatal, kadang-kadang sampai sakit kepala.

“Ini akibat bekerja terlalu lama dengan komputer karena bekerja dengan komputer adalah bekerja dengan jarak yang sama dan terus-menerus, berjam-jam,” kata dr Sidik dikutip dari laman resmi Kementerian Kesehatan, Rabu (13/10/2021).

Dalam konferensi pers Hari Penglihatan Sedunia yang berlangsung virtual pada Selasa (12/10/2021), dr Sidik mengatakan bahwa pada dasarnya computer vision syndrome adalah gejala kelelahan pada mata. Hal ini terjadi karena mata melihat layar komputer dengan jarak tertentu secara terus-menerus, bahkan sampai berjam-jam selama bekerja.

Advertisement

Dia mengatakan, aktivitas tersebut menyebabkan terjadinya kekakuan pada otot mata, sehingga saat melihat ke arah jauh objek terlihat ganda atau buram. Akan tetapi, efeknya hanya terjadi sesaat dan akan menjadi bahaya jika terbiasa seperti itu.

Untuk mencegah hal tersebut, Sidik menyarankan untuk menggunakan komputer maksimal selama 2 jam lalu diselingi dengan istirahat 10 menit sampai 15 menit. “Istirahat artinya berhenti dari melihat layar komputer maupun gawai, bukan berarti istirahat terus melihat gawai,” ucapnya.

Lebih lanjut, Sidik menerangkan istirahat yang dimaksud adalah melihat objek yang jauh atau dengan tutup mata atau biasa disebut dengan ‘rule of twenty’. Ia menambahkan rule of twenty ini merupakan metode yang dapat dipraktikkan dengan mudah, yakni setelah 20 menit bekerja dengan komputer mata istirahat selama 20 detik dengan melihat objek pada jarak 20 kaki atau sekitar 6 meter.

“Itu akan mengurangi beban mata, istirahatkan mata sejenak kemudian bekerja kembali,” ujarnya.***

Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version