Internasional
PM Inggris Rombak Kabinet, Turunkan Jabatan Menlu dan pecat 3 Menteri

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menurunkan jabatan (demosi) Menteri Luar Negeri yang asyik liburan saat Taliban menguasai Afghanistan
FAKTUAL-INDONESIA: Perdana Menteri (PM) Inggris Boris Johnson merombak susunan kabinetnya untuk kembali fokus pada pembangunan ekonomi yang belum pulih dari penutupan wilayah COVID-19
PM Inggris Boris Johnson menurunkan jabatan (demosi) Menteri Luar Negeri Dominic Raab menjadi menteri kehakiman dan wakil perdana menteri serta memecat tiga menteri.
Liz Truss diperkirakan akan mengambil alih jabatan Raab, meninggalkan jabatannya sebagai menteri urusan perdagangan internasional.
Beberapa anggota kabinet lainnya tidak lagi menjabat atau dialihkan.
PM Johnson juga memecat Menteri Kehakiman Robert Buckland, Menteri Perumahan Robert Jenrick dan Menteri Pendidikan Gavin Williamson tidak lagi menjabat.
Janji Johnson untuk mengatasi ketidaksetaraan regional membawanya ke tampuk kekuasaan pada tahun 2019 dengan mayoritas Partai Konservatif terbesar sejak era Margaret Thatcher.
“Kami mengetahui publik juga ingin kita memenuhi prioritas mereka, dan itulah mengapa perdana menteri ingin memastikan kita memiliki tim yang tepat untuk itu,” kata juru bicara Johnson kepada wartawan.
Banyak anggota parlemen dari Partai Konservatif mengatakan langkah itu sudah lama tertunda dan dinanti-nantikan, dan kinerja kabinet sebelumnya terhambat.
Raab baru-baru ini menghadapi kecaman keras karena tetap berlibur di Yunani ketika Taliban mengambil alih Afghanistan. ***
‘HUBUNGI KAMI’
Apakah Anda tertarik oleh isu-isu yang diangkat dalam tulisan ini? Atau Anda memiliki ide soal politik, ekonomi, hukum dan lainnya? Bagikan pengalaman dan pendapat Anda dengan mengirim email ke aagwared@gmail.com
Harap sertakan foto dan nomor kontak Anda untuk konfirmasi. ***