Internasional
Iran Membalas, Rudal Kilang Minyak Israel di Pelabuhan Haifa Hingga Timbulkan Kerusakan Parah

Asap mengepul dari kilang minyak yang rusak akibat serangan Iran, di Haifa, Israel, Kamis (19/3/2026)
FAKTUAL INDONESIA: Iran langsung melakukan balasan ke Isarel dengan merudal kilang minyak Israel di kota pelabuhan Haifa, Kamis (19/3/2026).
Korps Garda Revolusi Islam Iran mengatakan telah menargetkan kilang minyak di Haifa, kota terbesar ketiga di Israel, dan di Ashdod, di selatan negara itu.
“Selain itu kami juga menyerang sejumlah target keamanan dan pusat dukungan militer rezim Zionis. Semua dihantam oleh rudal yang sangat tepat sasaran,” kata Korps Garda Revolusi Islam Iran.
Sementara itu Kementerian Energi Israel mengatakan, serangan rudal Iran yang menghantam kilang minyak di Haifa tidak menyebabkan kerusakan signifikan.
Menteri Energi Eli Cohen mengatakan bahwa pasokan listrik sempat terputus, namun listrik telah dipulihkan ke sebagian besar warga yang terdampak.
“Kerusakan pada jaringan listrik di utara bersifat lokal dan tidak signifikan,” kata Bapak Cohen. “Selain itu, dalam serangan bom ke arah utara, tidak ada kerusakan signifikan pada situs infrastruktur Israel.”
Belum ada informasi langsung apakah kilang Ashdod terkena dampak serangan tersebut.
Polisi mengatakan unit penjinak bom berada di beberapa lokasi di Haifa tempat amunisi mendarat. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Kementerian Perlindungan Lingkungan Israel mengatakan bahwa puing-puing dari rudal yang dicegat jatuh di Haifa dan sedang diperiksa sebagai insiden bahan berbahaya.
Israel Electric Corporation mengatakan bahwa saluran listrik di daerah Haifa terkena pecahan peluru, menyebabkan pemadaman listrik singkat, tetapi listrik dipulihkan kepada semua pelanggan dalam waktu sekitar 45 menit.
Pada Juni 2025, kilang minyak di Haifa dihantam rudal Iran, yang menewaskan tiga orang dan menghentikan operasionalnya. ***














