Internasional

Banjir Bandang Texas: Penyelamat Mencari 20 Gadis yang Kampnya Tersapu Air, Melania Trump Sampaikan Belasungkawa

Published

on

Banjir Bandang Texas: Penyelamat Mencari 20 Gadis yang Kampnya Tersapu Air, Melania Trump Sampaikan Belasungkawa

Petugas tanggap darurat Departemen Pemadam Kebakaran Kerrville mengamati tepian Sungai Guadalupe di Ingram sementara luapan air yang deras mengakibatkan banjir bandang di beberapa wilayah Texas tengah pada Jumat dini hari

FAKTUAL INDONESIA: Tim penyelamat masih mencari 20 gadis yang belum ditemukan setelah kampnya tersapu air banjir bandang yang melanda  beberapa wilayah Texas tengah, Amerika Serikat, Jumat (4/7/2025) dini hari waktu setempat.

Menurut keterangan pejabat, jumlah korban tewas meningkat yang setidaknya mencapai  24 orang setelah hujan deras memicu banjir bandang.

Sementara itu Ibu Negara Melania Trump menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang terkena dampak banjir

Seperti dilansir edition.cnn.com, Melania Trump menyampaikan simpatinya kepada para orang tua yang anak-anaknya terjebak dalam banjir dahsyat itu  melalui unggahan media sosial, Sabtu.

Baca Juga : Banjir Bandang akibat Hujan Deras dan Tanggul Jebol Terjang Permukiman KAT Didingga Gorontalo Utara

“Saya turut berduka cita kepada para orang tua di Texas selama masa sulit ini,” tulisnya . “Saya mendoakan Anda dan memohon kekuatan, penghiburan, dan ketahanan.”

Advertisement

Sekitar dua lusin gadis dari perkemahan musim panas Kristen swasta masih belum ditemukan pada Jumat malam. Camp Mystic berada di Hunt, Texas, dekat Sungai Guadalupe, yang meluap hingga mencapai level tertinggi kedua yang pernah tercatat, menurut National Weather Service. Semua orang di sekitar 18 perkemahan lain di sepanjang sungai telah ditemukan.

Jane Ragsdale, Direktur perkemahan dan salah satu pemilik Heart O’ the Hills, perkemahan khusus perempuan di Hunt, Texas, tewas akibat banjir dahsyat yang melanda wilayah tersebut pada malam hari menjelang libur Empat Juli, menurut pengumuman dari perkemahan tersebut.

Menurut situs webnya, Jane Ragsdale adalah “jantung dan jiwa” kamp tersebut.

“Kami telah menerima kabar bahwa Jane Ragsdale tidak berhasil,” tulis kamp tersebut tentang direkturnya. “Kami berduka atas kehilangan seorang wanita yang telah memengaruhi banyak kehidupan dan merupakan contoh dari sosok yang kuat dan berkuasa.”

Kamp yang terletak di tepi Sungai Guadalupe itu sedang tidak digunakan saat banjir terjadi, dan “sebagian besar orang yang berada di kamp saat itu sudah ditemukan dan berada di dataran tinggi,” demikian bunyi pengumuman itu.

Advertisement

Petugas tanggap darurat bekerja sepanjang malam untuk menyelamatkan korban banjir. Sekitar 237 orang telah diselamatkan atau dievakuasi hingga Jumat malam, banyak di antaranya menggunakan helikopter.

Baca Juga : Banjir Bandang Sausu Kabupaten Parigi Moutong Sulteng, 1 Jembatan Putus 73 KK Terdampak

Kerrville, Texas dilanda banjir bandang yang sangat parah setelah hujan lebat meluapkan dua cabang Sungai Guadalupe sebelum keduanya bertemu dan mengalir “melewati kota,” kata Manajer Kota Dalton Rice dalam konferensi pers hari Jumat.

Badai yang terjadi pada Kamis malam hingga Jumat “menurunkan lebih banyak hujan daripada yang diperkirakan di kedua cabang sungai tersebut,” kata Rice, menjelaskan bagaimana sungai meluap dari 7 kaki menjadi 29 kaki dalam waktu singkat di malam hari.

“Semua itu bertemu di Guadalupe, dan di sanalah kami melihat banjir yang naik sangat cepat,” kata Rice.

Rice juga mencatat tidak semua daerah di sepanjang sungai memiliki alarm untuk menandai banjir. Alarm biasanya berada “di hilir,” katanya, di tempat-tempat seperti di Comfort, yang terletak sekitar 15 mil di tenggara Kerrville. ***

Advertisement

Exit mobile version