Connect with us

Hukum

Koruptor yang Ditangkap KPK Mayoritas Kaum Terpelajar Lulusan Perguruan Tinggi

Diterbitkan

pada

Foto: Istimewa

FAKTUAL-INDONESIA: Koruptor yang ditangkap lebih banyak kaum terpelajar lulusan perguruan tinggi.

Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron mengatakan hal itu ketika memberi sambutan dalam ‘Rapat Koordinasi Pendidikan Anti Korupsi 2021 di Jakarta, Selasa (7/12/2021).

“Yang paling merisaukan kita adalah 86 persen merupakan alumni perguruan tinggi,” tutur Ghufron.

Dari jumlah tersebut, tuturnya, tingkat pendidikan S2 mendominasi.

Sisanya mereka koruptor dengan jenjang pendidikan di S1 dan S3.

Advertisement

“Itu paling besar S2 sekitar 60 persen dari 86 persen itu, 30 persen S1, 10 persennya S3,” ujarnya.

Ghufron menekankan, cerdas dan terampil saja tidak cukup, tapi lebih daripada itu, integritas dan dedikasi seharusnya juga mengiringi tingkat pendidikan seseorang.

Hal ini, menurutnya juga terjadi lantaran implementasi dari tujuan pendidikan yang kurang maksimal, seperti yang diatur dalam UU Nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.

Hal itu karena hingga kini faktanya penilaian tentang integritas masih minim di jenjang pendidikan.

“Bahwa pendidkan adalah upaya yang sadar dan terencana untuk meningkatkan spiritual diri, kepribadian, pengendalian diri, kecerdasan, akhlak mulia, dan keterampilan. Artinya dari enam tujuan pendidikan, empat itu adalah integritas, tapi dari enam elemen pendidikan tersebut faktanya pada saat rekrutmen pendikan, pada saat proses dan pada saat evaluasi belajar ternyata yang empat elemen integritas itu minim,” ujarnya.

Advertisement

Oleh sebab itu, ia berharap melalui forum yang berlangsung hingga 8 Desember ini nantinya dapat menyatukan visi antara KPK dengan segenap stakeholder pendidikan untuk membuatk ekosisyem pendidikan yang juga mendepankan peningkatan integritas.

“Ketiga harapannya dari kegiatan ini sesungguhnya adaalah untuk apa? untuk berbagi kelebihan dan menutupi kekurangan kita bersama. Karena saya yakin kita semua adalah memiliki kelebihan masing-masiny, tetapi juga memiliki kekurangan masing-masing, di titik kelebihan kita saling berbagi, di titik kekurangan kita saling menutupi. itu harapan dari acara rakor ini,” ucapnya.***

Lanjutkan Membaca
Advertisement