Hiburan

Demi Lovato Mengaku Bukan Perempuan Atau Laki-laki, Lalu Apa Dong?

Published

on

Penyanyi Demi Lovato mengubah panggilan menjadi they/them

Penyanyi Demi Lovato mengubah panggilan menjadi they/them

FaktualID – Penyanyi Demi Lovato mengaku bukan perempuan dan bukan juga laki-laki. Pelantun Let It Go dalam film animasi Frozen ini pun emoh disebut she/her (dia untuk jenis kelamin perempuan). Dia meminta dipanggil they/them (mereka).

Pengakuan dan perubahan itu seiring dengan langkah Lovato yang kini memproklamirkan diri sebagai non-biner. Kelompok  non-biner tidak menggolongkan diri sebagai pria atau perempuan, serta tidak turut dalam norma-norma kedua gender.

“Hari ini adalah hari yang membuat saya begitu gembira untuk berbagi lebih banyak tentang kehidupan saya kepada kalian semua,” tulis Lovato di Twitter. “Saya bangga memberitahu kalian bahwa saya mengidentifikasi diri saya sebagai non-biner dan selanjutnya akan secara resmi mengubah panggilan menjadi they/them.”

Lovato mengaku memahami identitas gender mereka setelah menghabiskan waktu “memulihkan diri dan merenung” selama setahun terakhir. “Saya merasa ini paling baik dalam mewakili kecairan yang saya rasakan dalam ekspresi gender saya,” kata mereka dalam sebuah video.

Seperti dilaporkan bbc.com, Lovato mengatakan mereka masih “belajar dan jujur pada diri sendiri” serta tidak menganggap mereka sebagai “pakar atau juru bicara” mengenai topik gender.

Advertisement

Lovato mengatakan mereka akan berbicara dengan orang non-biner lainnya dalam serial video mengenai identitas gender.

“Saya melakukan ini untuk mereka di luar sana yang belum bisa berbagi tentang siapa mereka sebenarnya bersama orang-orang tercinta mereka,” tambah Lovato. “Mohon tetap hidup dalam kejujuran dan ketahuilah bahwa saya mengirimkan begitu banyak cinta kepada Anda.”

Non-biner di Indonesia

Konsep gender non-biner di Indonesia bukan sesuatu yang baru. Di Sulawesi Selatan, masyarakat Bugis mengenal lima gender. Selain pria dan perempuan, terdapat calalai, calabai, dan bissu.

Calalai dilahirkan dengan tubuh perempuan tetapi secara tradisional mengambil peran gender laki-laki; mereka mungkin memakai kemeja dan celana panjang, merokok, pendek rambut dan melakukan pekerjaan sehari-hari.

Advertisement

Calabai dilahirkan dengan tubuh laki-laki tetapi mengambil peran gender perempuan, mengenakan gaun dan riasan dan memanjangkan rambut mereka.

Adapun bissu dianggap bukan laki-laki atau perempuan tetapi mewakili keseluruhan spektrum gender.

Berdasarkan terminologi yang dijabarkan Asosiasi Psikologi Amerika, gender non-biner adalah identitas gender yang tidak dapat digolongkan sebagai pria atau perempuan. Identitas non-biner ini bisa bervariasi, seperti tak bergender (agender), perempuan dan laki-laki sekaligus (bigender), serta fluidgender yang fleksibel.

Oleh karena itu, sejumlah orang non-biner memilih panggilan netral yakni mereka (they), alih-alih he/him (dia untuk laki-laki) atau she/her (dia untuk perempuan). Bukan berarti orang dengan gender non-biner adalah transgender. Pasalnya, transgender mengidentifikasi dirinya sebagai perempuan atau laki-laki, tetapi non-biner tidak terbatas pada kedua gender tersebut. ***

Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version