Connect with us

Ekonomi

Startup Baru Diharapkan Bisa Bersaing Dan Menjadi Unicorn

Avatar

Diterbitkan

pada

 

Ganjar di Hetero Startup Seasion 2. (Istimewa)

FAKTUAL-INDONESIA: Hetero for Startup (HFS) yang sudah berjalan dua sesi, diharapkan bisa menghadirkan startup-startup baru yang bisa bersaing di level nasional maupun global.

“Apabila terus diberikan pelatihan dan pendampingan, tidak menutup kemungkinan akan menjadi unicorn baru,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, saat menghadiri Hetero for Startup, di Hetero Space Surakarta, Minggu (27/3/2022).

Ganjar sangat berharap akan munculnya startup baru, yang bisa bersaing secara sehat. Ia ingin kawula muda terus berkreasi, dan fasilitas yang ada bisa digunakan. Kalau ini dilatih terus maka akan tumbuh unicorn-unicorn baru.

Ganjar menjelaskan, perkembangan startup baru dapat dilihat dari pelaksanaan Hetero for Startup Season 2. Pesertanya bisa mencapai 1.600 tim. Meningkat 200 persen dari penyelenggaraan sebelumnya yang hanya 475 tim.

Advertisement

“Artinya, anak-anak muda di Indonesia sangat berkeinginan menjadi entrepreneur, punya kreativitas tinggi untuk membuat startup dan coverage-nya seluruh Indonesia,” katanya.

Kemunculan startup baru itu, juga menjawab tantangan Presiden Jokowi agar meningkatkan startup lokal yang mampu bersaing di level global. Selain itu juga menjawab keinginan Presiden agar pembelian produk dalam negeri ditingkatkan.

“Entrepreneur kita masih kalah dengan Singapura dan Malaysia. Ini mau kita dorong terus-menerus sehingga mereka yang punya produk apa pun bisa memiliki unit usaha yang bisa mengembangkan bisnis. Inilah stimulan untuk bisa mendorong entrepreneur muda tumbuh,” jelas Ganjar.

Dalam Hetero for Startup Season 2, juara satu diraih startup Tambiyaku yang fokus pada makanan. Juara kedua diraih Tabula dan juara ketiga Natureline. Ganjar mendorong agar para pemenang bisa segera masuk dalam e-commerce.

“Tantangan itu sangat terbuka luas dan antusiasme kawan-kawan cukup tinggi. Gunakan dengan baik fasilitas ini. Kepentingan pemerintah mendorong agar bisa mengembangkan unit usaha jauh lebih banyak,” pungkas Ganjar.***

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement