Connect with us

Ekonomi

Bank Jago Prioritaskan Keamanan Nasabah, Uang Rp1,3 Miliar Dibobol Karyawannya

Avatar

Diterbitkan

pada

Bank Jago pastikan dana nasabahnya aman. (ist)

FAKTUAL-INDONESIA : Seorang pegawai Bank Jago, IA (33) ditangkap polisi usai membobol 112 rekening nasabah yang telah diblokir. Total kerugian yang dialami Bank Jago mencapai Rp 1,3 miliar. Namun pihak Bank Jago pastikan tak ada nasabah yang kehilangan uang.

PT Bank Jago Tbk (ARTO) memastikan keamanan nasabah atas kejadian tersebut. Hal itu ditegaskan Corporate Communication Bank Jago, Marchelo.

“Untuk itu kami menerapkan proses manajemen risiko dan strategi anti-fraud sebagai langkah mitigasi atas tindakan penyimpangan yang dilakukan pihak internal maupun eksternal,” kata Marchelo melalui keterangan tertulis, Rabu (10/7/2024).

Marchelo mengatakan melalui proses tersebut Bank Jago bisa mendeteksi tindakan fraud sejak dini, melakukan pemeriksaan, dan secara proaktif melaporkan tindakan penyimpangan kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.

“Bank Jago mengapresiasi kepolisian atas tindak lanjut pelaporan dan langkah-langkah yang telah dilakukan dan menyerahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk melanjutkan proses hukum terhadap tindakan fraud yang telah terjadi,” ujar Marchelo.

Advertisement

“Langkah tegas ini merupakan bentuk komitmen untuk menjaga keamanan dana dan data nasabah serta memberikan efek jera pelaku tindakan fraud,” tambahnya.

Marchelo menjamin tidak ada nasabah Bank Jago yang dirugikan atau mengalami kehilangan dana. “Bank Jago akan terus bekerja sama dengan kepolisian untuk menuntaskan kasus ini dan melakukan berbagai langkah mitigasi untuk mencegah tindakan serupa terjadi di masa depan,” tutur Marchelo.

Uang hasil membobol rekening itu digunakan oleh IA untuk membayar utang hingga main ke luar kota bersama keluarganya.

“Dana Rp 1,3 miliar tersebut digunakan untuk keperluan pribadi, membayar utang, dan jalan-jalan ke luar kota dengan keluarga,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, ketika dikonfirmasi, Rabu (10/7/2024).

Dengan demikian, menurut Ade, motif pelaku melakukan aksinya itu yakni untuk memenuhi kebutuhan ekonomi belaka. Ade belum menyebut ada atau tidaknya pelaku lain yang turut membantu pelaku dalam melakukan aksinya.

Advertisement

Pelaku membobol ratusan rekening yang telah diblokir tersebut dengan cara terlebih dahulu memerintahkan bagian agent command center untuk mengajukan permintaan membuka blokir rekening. Lalu, pelaku yang bekerja pada bagian contact center specialist menyetujui pengajuan tersebut.

Total, terdapat 112 rekening yang sudah disetujui oleh pelaku untuk dibuka blokirnya. Setelah rekening yang diblokir terbuka, pelaku memindahkan uang yang tersimpan di rekening tersebut ke rekening lain yang telah disiapkan.***

 

 

 

Advertisement

Lanjutkan Membaca
Advertisement