Connect with us

Ekonomi

Mendes PDTT Kembali Mengingatkan Kepala Desa agar Efektif dalam Memanfaatkan Dana Desa

Avatar

Diterbitkan

pada

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar. (Humas Kemendes)

FAKTUAL-INDONESIA: Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Halim kembali mengingatkan Kepala Desa agar efektif dalam memanfaatkan dana desa yang telah digelontorkan pemerintah pusat.

Menurut Gus Halim, Kepala Desa harus jadi motor penggerak pemulihan ekonomi di level desa, terutama setelah Indonesia dilanda pandemi Covid-19. Setidaknya, ada empat hal yang harus diperkuat dalam upaya pemulihan ekonomi nasional sebagaimana dijelaskan dalam SDGs Desa.

Adapun empat hal yang dimaksud adalah terciptanya ekonomi yang merata, infrastruktur, inovasi desa sesuai kebutuhan dan desa tanpa kesenjangan. Itu yang perlu diperjuangkan Kepala Desa agar semakin tipis antara kesenjangan antara yang miskin dengan yang kaya.

“Empat hal inilah kunci untuk pertumbuhan ekonomi di desa dalam rangka pemerataan pembangunan,” kata Gus Halim saat menjadi narasumber dalam acara Silatnas Desa 2022 yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) di Istora Senayan Jakarta, Selasa (29/03/2022).

Dalam hal pemerataan pembangunan dan pemulihan ekonomi, Kepala Desa harus memaksimalkan peran BUM Desa dan BUM Desa Bersama. Apalagi saat ini status badan hukum BUM Desa sudah lebih jelas dengan adanya Undang-Undang (UU) Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Advertisement

Dengan adanya UU Cipta Kerja tersebut, Kepala Desa harus lebih kreatif karena BUM Desa sudah bisa melakukan usaha apa saja dan dapat mengakses keuangan dari perbankan dan swasta dalam rangka mengembangkan BUM Desa yang manfaatnya untuk kesejahteraan warga desa.

Tidak hanya itu, Kemendes PDTT juga telah meluncurkan program Recognition of Prior Learning atau Rekognisi Pembelajaran Lampau Desa (RPL Desa), yaitu penyetaraan akademik atas pengalaman kerja untuk memperoleh kualifikasi pendidikan tinggi di beberapa perguruan tinggi atau universitas.

Dengan demikian, pengalaman kerja sebagai Kepala Desa, Perangkat Desa, Pendamping Desa, pengurus BUM Desa dan BUM Desa Bersama dapat disetarakan dengan materi kuliah di universitas dengan berbagai program studi, sehingga mendapat gelar sarjana S1 maupun doktor, dan semuanya mendapat beasiswa dari pemerintah.

“Ini juga dalam upaya peningkatan kualitas SDM. Menurut saya dua ini yang paling penting teman-teman Kepala Desa dan Perangkat Desa yang menjadi peluang untuk peningkatan ekonomi adalah peningkatan SMD sebagaimana arahan presiden Jokowi,” pungkas Gus Halim. ***

Advertisement
Lanjutkan Membaca