Ekonomi

Telkom Bangga, Nium Jadi Unicorn Pembayaran B2B Pertama di Asia Tenggara

Published

on

Ilustrasi

FAKTUALid – Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) Ririek Adriansyah, mengaku bangga dengan lahirnya unicorn baru di Asia Tenggara, Nium yang telah didanai melalui MDI Ventures sejak 2018. Keberhasilan Nium ini diklaim sebagai bukti bahwa strategi TelkomGroup untuk mendukung digital ecosystem melalui startup-startup potensial, mulai menunjukkan hasil yang positif.

Menurut Dirut Ririek Adriansyah, pihaknya memang telah melakukan investasi dalam mengembangkan dan menumbuhkan perusahaan rintisan (startup company), seperti yang dilakukan anak usahanya MDI Ventures yang berinvestasi di beragam startup potensial.
“Salah satu startup potensial yang didukung pendanaaannya oleh MDI Ventures adalah Nium,” ujarnya, Sabtu (31/7/2021).

Seperti diketahui, Nium belum lama ini mengumumkan kumpulan pendanaan sebesar US$200 juta pada putaran Seri D, yang dipimpin oleh investor teknologi yang berbasis di AS, Riverwood Capital. Dengan tambahan pendanaan Seri D ini, total dana yang dikumpulkan oleh Nium mencapai hampir US$300 juta dan mencatat valuasi di atas US$1 miliar.

Hal ini menjadikan Nium sebagai unicorn pembayaran B2B pertama dari Asia Tenggara. Sebelumnya Nium yang semula bernama InstaReM merupakan platform layanan keuangan global berbasis di Singapura yang memperoleh pendanaan dari MDI Ventures di putaran Seri C pada Oktober 2018.

Pendanaan tersebut bertujuan mendukung Nium untuk menjadi mitra lokal dalam ekspansinya di Indonesia, dengan menyediakan platform dan mengamankan lisensi pembayaran Indonesia hingga mengoperasikan layanan remitansi B2B. Ririek meyakini, ke depan pendapatan dari bisnis digital akan kian meningkat, seiring dengan adanya synergy value dengan startup dari MDI.

Advertisement

MDI Ventures sendiri merupakan entitas anak usaha TelkomGroup yang bergerak di corporate venture capital dengan aktivitas bisnisnya terdiri dari investing – synergy – portfolio management – value creation dan fundraising. Di tahun 2020, MDI Ventures berinvestasi pada 15 startup baru yang tersebar di 4 negara, sehingga total MDI telah berinvestasi di lebih dari 50 startup di Indonesia dan global.

Melalui TelkomGroup dan MDI Ventures, perusahaan-perusahaan Indonesia dapat memanfaatkan platform Nium untuk melakukan transaksi keuangan dari mana saja di dunia melalui satu platform. Selain itu adanya dukungan infrastruktur telekomunikasi dengan jangkauan luas yang dimiliki TelkomGroup juga sangat membantu penyediaan kelancaran layanan digital dan fintech di Indonesia.

Donald Wihardja selaku CEO MDI Ventures mengungkapkan prestasi yang Nium capai membuktikan bahwa TelkomGroup melalui MDI Ventures telah berhasil membuktikan kemampuannya untuk berinvestasi, mengawal, dan mendukung startup hingga menjadi unicorn. “Tentunya, hal ini juga sangat didukung oleh sentimen pasar yang mengakselerasi digitalisasi dan sentimen investasi yang tetap optimis mendukung startup teknologi,” ujarnya.

Pihaknya berharap, hal ini akan menjadi awal yang baik bagi MDI Ventures sebagai Corporate Venture Capital yang tidak hanya berkontribusi dalam hal synergy revenue TelkomGroup namun juga ‘breeding new unicorn’.

sementara, Co-founder dan CEO Nium, Prajit Nanu mengakui memulai Nium dengan tujuan sederhana untuk menghilangkan kompleksitas regional dalam pembayaran lintas negara. “Hari ini, pandangan kami semakin tinggi. Kami percaya dapat menjadi katalis global untuk memajukan perdagangan internasional dan menghilangkan beberapa kendala pembayaran tradisional yang menahan laju bisnis,” ujarnya.***

Advertisement

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version