Ekonomi

Reklamasi SIG Berhasil Tingkatkan Kesuburan Lahan Pascatambang Tuban

Published

on

Penampakan lahan pascatambang Tuban (Foto: Istimewa)

FAKTUALid – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya untuk menjaga
kelestarian alam dalam kegiatan operasionalnya. Di pabrik Tuban, Jawa Timur misalnya, SIG
secara rutin melakukan pemantauan ekologi di lahan pascatambang batukapur yang telah
dilakukan reklamasi.

Menurut General Manager of Mining and Raw Material SIG, Suharyanto, penanaman dan
perawatan pohon dalam kawasan hutan merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan. “Ini kami lakukan untuk mengembalikan fungsi lahan pascatambang batu kapur menjadi hutan kembali, sehingga dapat bermanfaat secara sosial, ekonomi dan ekologi,” ujarnya, Kamis (8/7/2021).

Dari hasil pemantauan yang dilakukan, menunjukkan adanya pemulihan kualitas lingkungan serta peningkatan kesuburan tanah. Sampai bulan Juni 2021, SIG telah melakukan reklamasi lahan pascatambang batu kapur di Pabrik Tuban seluas 177,40 Ha dengan menanam berbagai jenis pohon diantaranya jati, johor, mahoni, sengon, flamboyan, trembesi, kesambi dan juwet.

Menurutnya, keanekaragaman vegetasi di area reklamasi dapat menyediakan habitat sekaligus
makanan yang menunjang kehidupan keanekeragaman fauna. Kini bisa dilihat berbagai spesies
fauna hidup disana. Terdapat juga berbagai jenis burung diantaranya jalak jawa, perenjak padi,
cucak kutilang, perkutut jawa, cipoh kacat, takur ungkut-ungkut hingga burung-burung yang
bermigrasi dari Eropa. Karena itulah Perseroan secara rutin melakukan pemantauan ekologi
untuk memastikan efektifitas kegiatan reklamasi yang telah dilakukan.

SIG akan terus melakukan berbagai upaya konservasi, baik flora dan fauna dengan melibatkan
berbagai pihak agar memberikan hasil yang maksimal. Keanekaragaman hayati yang terpelihara
dengan baik diharapkan dapat memberikan manfaat bahkan menjaga warisan untuk generasi
selanjutnya.

Advertisement

Suharyanto menambahkan, dalam pengelolaan lahan pascatambang batu kapur yang kini telah
menjadi lahan hijau dan subur, SIG selalu melibatkan masyarakat sekitar perusahaan. Mulai dari
pembibitan, penyiapan lahan, penananaman hingga pemeliharaan. Untuk pembibitan, SIG
memiliki kebun bibit mandiri yang mampu menghasilkan 60 ribu batang pohon tanaman guna
keperluan reklamasi.

Selain reklamasi lahan pascatambang batu kapur, SIG juga melibatkan masyarakat dalam
penanaman pohon di area green belt sekitar lahan bahan baku, green barrier di dalam dan
sekitar pabrik, hingga buffer zone.***

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version