Ekonomi
BUMN Klaster Infrastruktur Bersinergi Dirikan I2RI dan I2LI
Foto: Istimewa
FAKTUALid – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) yang tergabung dalam BUMN Klaster Infrastruktur, bersinergi mendirikan Indonesia Infrastructure Research & Innovation Institute (I2RI) dan Indonesia Infrastructure Learning Institute (I2LI).
Inisiatif yang dilakukan oleh I2RI dan I2LI ini diharapkan juga dapat mendukung penguatan budaya untuk keberlangsungan usaha dan inovasi.
Wakil Menteri BUMN II, Kartika Wirjoatmodjo,I2RI dan I2LI diharapkan bisa menjadi suatu wadah bagi BUMN untuk menciptakan world class leader and talent, menciptakan world class management practices, mengadopsi digital dan teknologi, dan meningkatkan innovation capability dari semua talent yang dimiliki BUMN khususnya klaster infrastruktur. “Untuk meningkatkan kapabilitas dari talent yang dimiliki BUMN klaster infrastruktur, diperlukan optimalisasi fungsi learning, research dan innovation,” ujarnya, Kamis (1/7/2021).
Selain, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), sembilan BUMN lainnya adalah PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, Perum Perumnas dan PT Brantas Abipraya (Persero))
Research Institute itu sendiri merupakan wadah pelaksanaan riset dan inovasi yang bersifat teknikal sesuai kebutuhan klaster BUMN, serta berfungsi untuk merumuskan kebijakan, strategi, standarisasi, dan kolaborasi dalam pelaksanaan riset dan inovasi di dalam fokus area dan sub area dalam klaster. Pembentukan dua institut ini berpedoman pada Surat Edaran Menteri BUMN No. SE-1/MBU/02/2021 tentang transformasi fungsi learning center/corporate university, research center,
dan innovation center Badan Usaha Milik Negara.
Wadah itu diperlukan untuk membangun standarisasi yang terpola. “Harapannya dengan sinergi dan sentralisasi akan terbangun innovation, learning dan research institute yang kuat dengan resources yang besar dan bisa berspesialisasi di berbagai bidang research innovation yang lebih spesifik,” ujarnya.
Pihaknya berharap, semua BUMN klaster infrastruktur itu ikut berperan aktif dalam mendukung I2RI dan I2LI dengan menyumbangkan ide dan gagasan yang dapat mendukung pembelajaran. Semakin kompeten dan profesionalnya BUMN kita, kata dia, akan memiliki potensi untuk memajukan pembangunan infrastruktur di negara ini secara sehat dan berkelanjutan.
Sementara, Direktur Engineering & Project SIG, Tri Abdisatrijo menjelaskan bahwa sebelumnya SIG mendapat penugasan dari Kementerian BUMN sebagai koordinator Indonesia Cement Research Institute (ICRI). “Sekarang SIG sebagai koordinator I2RI yang beranggotakan 10 BUMN,” ujarnya.
Pihaknya mengaku sangat bangga dan bersyukur atas penugasan dan dia percaya bahwa seluruh member BUMN klaster infrastruktur dalam I2RI pun memiliki komitmen yang tinggi dalam menyukseskan objective dan purpose dari I2RI. I2RI bersama dengan Institute-Institute lainnya akan mendukung dan mewujudkan BUMN Center of Excellence, sehingga daya saing BUMN menjadi semakin kuat dan menjadikan BUMN unggul di kancah global, tentunya dengan AKHLAK sebagai core valuesnya.
Tri Abdisatrijo membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh stakeholders agar dapat mewujudkan misi I2RI dalam mensinergikan riset, meningkatkan kapasitas peneliti, serta meningkatkan budaya inovasi. Sehingga I2RI bisa dijadikan pusat riset dan
inovasi building material & construction terbaik di Indonesia dan menciptakan ekosistem yang menghasilkan added value bagi BUMN klaster Infrastruktur.***