Ekonomi

Teten Masduki: Daerah-daerah di Jabar Harus Mencontoh yang Dilakukan Banyuwangi

Published

on

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki berbincang dengan seniman di Bandung, Jawa Barat.

Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki berbincang dengan seniman di Bandung, Jawa Barat.

FAKTUAL-INDONESIA: Saat berbincang dengan para seniman Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki meminta daerah-daerah di Jawa Barat harus mencontoh apa yang dilakukan Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, yang saat ini banyak dikunjungi wisatawan baik lokal maupun internasional.

“Banyuwangi itu tadinya menjadi daerah yang paling miskin. Tapi, Bupati Banyuwangi (periode 2010-2021) Abdullah Azwar Anas memutar otak. Dia mengeksplorasi tempat wisata yakni Gunung Ijen. Di sana itu, terdapat kawah biru yang hanya ada dua di dunia yakni Banyuwangi dan Kanada. Turis pun berdatangan dan membuat Banyuwangi berkembang,” kata Teten Masduki, di Bandung, Jawa Barat, Minggu.

Selain itu,  kata Teten Masduki, proses pembangunan di daerah tersebut juga memihak kepada rakyat kecil. Salah satunya dengan melarang pembangunan hotel yang berasal dari investasi asing.

Menurutnya, hal ini perlu dicontoh oleh Jabar yang memiliki tempat wisata dan kebudayaan yang berlimpah di setiap kabupaten dan kota.

Dalam bagian lain, Teten Masduki menantang Jawa Barat membuat strategi untuk mendorong perekonomian melalui eksplorasi sumber daya alam (SDA) dan kebudayaan.

Advertisement

“Ayo kita buktikan dan bergotong royong membuat strategi kebudayaan untuk meningkatkan ekonomi. Jabar ini sangat kaya, punya banyak hal yang bisa dieksplorasi,” kata Teten saat berbincang dengan seniman.

Salah satu seniman, Tisna Sanjaya mengakui bahwa Jabar memang tidak memiliki strategi budaya untuk memajukan kesejahteraan budayawan dan seniman serta memajukan ekonominya dengan mengeksplorasi SDA.

“Bandung itu luar biasa dan punya komunitas seni yang banyak. Tapi, apa yang kurang, strategi budayanya gak ada, sehingga simpul-simpul seni itu berjalan sendiri-sendiri,” katanya seperti dilansir antaranews.com.

Maka dari itu, menurut dia, perlu ada inovasi-inovasi baru guna mengembangkan seni yang dapat mengundang wisatawan datang ke Jawa Barat.

“Jadi, bukan hanya untuk seni. Seni harus punya jaringan dalam berbagai lini. Sebetulnya Jabar itu bukan kalah, tapi kurang eksplorasi,” tambahnya. ***

Advertisement

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Exit mobile version