Ekonomi
Rupiah Melemah dari Pagi hingga Sore, IHSG BEI Menguat mulai Pembukaan sampai Penutupan

Bila nilai tukar (kurs) rupiah melemah maka Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat sejak pembukaan sampai penutupan perdagangan Rabu (12/11/2025)
FAKTUAL INDONESIA: Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) melemah sejak pagi hingga sore dalam perdagangan Rabu (12/11/2025).
Sementara itu Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menguat sejak pembukaan sampai penutupan perdagangan hari ini.
Kurs rupiah pada penutupan perdagangan Rabu sore melemah sebesar 23 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.717 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS.
Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia (BI) pada hari ini juga melemah di level Rp16.722 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.698 per dolar AS.
Baca Juga : Asyik, Akhir Pekan Cerah untuk Rupiah dan IHSG setelah Sama-sama Ditutup Menguat
Rupiah makin melemah dari pembukaan perdagangan pagi hari. Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari Rabu di Jakarta melemah sebesar 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.716 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS.
Lain rupiah, lain pula IHSG BEI yang menguat sejak pembukaan hingga penutupan. IHSG pada Rabu sore ditutup menguat 22,06 atau 0,26 persen ke posisi 8.388,57. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 4,22 poin atau 0,50 persen ke posisi 846,91.
IHSG BEI pada Rabu pagi dibuka menguat 25,77 poin atau 0,31 persen ke posisi 8.392,28.
Baca Juga : Siap-siap Rp1.000 Jadi Rp1, Menkeu Purbaya Masukan RUU Redenominasi Rupiah Renstra Kemenkeu 2025 – 2029
Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 2,43 poin atau 0,29 persen ke posisi 845,12.
Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat yaitu dipimpin sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,78 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor barang konsumen primer yang masing-masing naik sebesar 1,61 persen dan 1,54 persen.
Baca Juga : Kondisi Rupiah Masih Lemah, IHSG BEI Membaik dan Menguat
Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor kesehatan turun paling dalam sebesar 0,53 persen, diikuti oleh sektor energi dan sektor teknologi yang masing-masing turun 0,50 persen dan 0,31 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu TRON, BELL, KBLV, PJHB, dan MORA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni KOBX, DART, NAYZ, CASH, dan AEGS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.682.641 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 51,32 miliar lembar saham senilai Rp22,34 triliun. Sebanyak 343 saham naik, 323 saham menurun, dan 147 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 247,07 poin atau 0,49 persen ke 51.090,00, indeks Hang Seng menguat 226,32 poin atau 0,85 persen ke 26.922,73, indeks Shanghai melemah 2,62 poin atau 0,07 persen ke 4.000,14, dan indeks Strait Times menguat 18,84 poin atau 0,41 persen ke 4.561,04. ***