Connect with us

Ekonomi

Giliran Malang, Gelar Collabonation Creative City

Diterbitkan

pada

Para pengisi event Collabonation Creative City di Kota Malang.

FAKTUAL-INDONESIA: Setelah sukses di dua kota sebelumnya yaitu Makassar dan Medan, kini Collabonation Creative City hadir di Kota Malang, membawa semangat baru melalui rangkaian kegiatan seperti creative session yang dapat mendukung anak muda di Kota Malang untuk melangkah lebih jauh lagi dalam berkarya.

“Kami menyadari besarnya potensi yang dimiliki anak muda dan Kota Malang. Kami tergerak untuk merespon dan menemukan solusi atas berbagai isu kreatif yang terjadi di Malang saat ini di mana banyak pelaku kreatif yang kehilangan panggung selama pandemi,” ujar Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo Hutchison, Fahroni Arifin, Minggu (6/2/2022).

Sejak awal diperkenalkan di tahun 2019, IM3 Ooredoo menginisiasi Collabonation sebagai wadah kolaborasi bagi para musisi dan seniman untuk menghasikan berbagai hasil karya hingga kolaborasi multidisiplin. Untuk memperkuat lagi energi tersebut, Collabonation Creative City lahir membuka kesempatan kolaborasi baru dengan cara membekali, memperkaya, serta memberdayakan para pegiat seni dan pekerja kreatif dalam menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.

Di Malang, Collabonation Creative City hadir dengan tema yang berbeda dari kota sebelumnya. Melihat permasalahan yang dirasakan dari para pelaku industri kreatif di kota tersebut, dengan membawa semangat “Let’s Bring The Gigs Back to Malang”,
Collabonation Creative City Malang menyelenggarakan creative session & mentoring dengan tema “How a Gigs Can Unite People Together” dan “Visualize your Gigs in a Different Way” bersama para experts di industri kreatif & musik yaitu Kiki Ucup (Music Festival Creator), Anton Ismael (Visual Director), hingga Sal Priadi solois penyanyi asal Malang yang perjalanan karyanya dapat menginspirasi anak muda dan komunitas karena telah berhasil menembus musik nasional dan didengarkan secara luas.

Lebih dari itu, rangkaian kegiatan Collabonation Creative City Malang juga semakin lengkap dengan dihadirkannya sebuah intimate gigs yang sejalan dengan semangat agar para anak muda dan Kota Malang dapat bangkit dan produktif kembali berkarya. Turut mendukung kebijakan yang berlaku, seluruh proses Collabonation Creative City Malang juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat (swab test & sterilisasi) serta mematuhi perizinan yang berlaku.

Advertisement

“Banyak sekali bakat-bakat terpendam di kota Malang yang memiliki potensi untuk menjadi lebih besar, oleh karena itu semoga rangkaian kegiatan Collabonation Creative City Malang dapat membantu dan memperkaya ilmu mereka agar dapat diimplementasikan nantinya,” ujar Kiki Ucup, Music Festival Creator dan juga mentor di Collabonation Creative City Malang.

Untuk menambah bentuk nyata kolaborasi, beberapa peserta terpilih yang mengikuti creative session berkesempatan untuk terlibat langsung dalam pertunjukan musik (intimate gigs) persembahan IM3 Ooredoo. Event ini dimeriahkan oleh musisi lokal Malang, Coldiac, Wake Up, Iris !, Coldiac, Iksan Skuter, dan juga musisi ternama lainnya seperti Sal Priadi serta seorang Secret Performer yaitu Pamungkas.

Menurut Fahroni, sebagai brand yang berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan komunikasi yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda, IM3 Ooredoo menghadirkan paket Freedom Internet 2,5GB yang berlaku untuk 5 hari dengan harga super hemat yakni Rp9.900. “Harapannya, Collabonation Creative City Malang dapat mendorong semangat kolaborasi ke lebih banyak lagi generasi muda di Kota Malang agar menghidupkan kembali kegiatan-kegiatan kreatif dan menjadi inspirasi bagi kota-kota lainnya,” ujarnya.***

Advertisement
Lanjutkan Membaca