News
Manny Pacquiao Tuntut Pendeta Apollo Quiboloy melakukan Pencemaran Nama Baik

Manny Pacquiao yang siap mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina tahun depan digoyang tuduhan menggelapkan dana
FAKTUAL-INDONESIA: Petinju juara dunia dalam delapan kelas Manny Pacquiao yang siap mencalonkan diri sebagai Presiden Filipina tahun depan, menuntut Pendeta Apollo Quiboloy dengan tuduhan pencemaran nama baik.
Tuntutan Manny Pacquiao terhadap Pendeta Apollo Quiboloy diluncurkan Selasa (14/9/2021) setelah dirinya dituduh penginjil selebritas berpengaruh yang memiliki pengikut jutaan orang Filipina itu menggelapkan dana yang ditujukan untuk kompleks olahraga senilai 70 juta dolar.
Reuters dalam laporannya mengabarkan, Pendeta Apollo Quiboloy, yang memproklamirkan diri sebagai “Pemilik Alam Semesta” dan “Putra Allah yang Ditunjuk”, adalah teman lama dan penasihat spiritual Presiden Filipina Rodrigo Duterte, dengan siapa Pacquiao baru-baru ini bersitegang.
Pacquiao yang populer sedang mempertimbangkan untuk mencalonkan diri sebagai presiden tahun depan menuduh pemerintahan Duterte korup dan mengkritik hubungannya yang nyaman dengan China.
“Dia menggunakan kepalsuan yang disengaja ini untuk mencuci otak masyarakat Filipina,” kata Pacquiao tentang Quiboloy, dalam mengumumkan gugatannya yang menuntut ganti rugi $ 2 juta.
Para pemimpin gereja sangat berpengaruh dalam pemilihan Filipina dan dukungan mereka dapat bernilai banyak suara.
Kelompok Quiboloy, Kerajaan Yesus Kristus, mengatakan memiliki setidaknya 4 juta pengikut di Filipina dan 2 juta lainnya di luar negeri.
Panggilan ke gereja Quiboloy dan pesan ke Facebook dan halaman web grup tidak dijawab. Kantornya mengatakan dia akan menanggapi dalam program televisinya Selasa nanti.
Pacquiao, seorang senator, memimpin faksi saingan di partai politik yang berkuasa yang tidak mendukung upaya Duterte untuk mencalonkan diri sebagai wakil presiden pada 2022.
Duterte dicegah oleh konstitusi untuk mencalonkan diri untuk masa jabatan kedua sebagai presiden.
Jangan Pensiun
Manny Pacquiao tidak boleh meninggalkan dunia tinju profesional dengan catatan yang kurang sempurna.
Manny Pacquiao belum lama ini sempat menjadi perbincangan menyusul hasil dalam pertarungan terakhirnya di kelas welter.
Tampil melawan juara kelas welter WBA, Yordenis Ugas, selama 12 ronde, Manny Pacquiao harus menelan kekalahan melalui keputusan angka mutlak.
Kekalahan itu kian terasa pahit bagi Manny Pacquiao mengingat status Yordenis Ugas hanya sebagai pengganti calon lawannya, Errol Spence Jr.
Errol Spence Jr., juara kelas welter WBC, tak bisa berlaga melawan petinju berkebangsaan Filipina itu karena cedera pada bagian mata.
Tak ayal, Manny Pacquiao mendapatkan banyak saran untuk meninggalkan dunia tinju profesional setelah kekalahan tersebut.
Pensiun dari arena profesional menjadi keputusan realistis mengingat usianya saat ini yang sudah mencapai angka 42 tahun.
Meski demikian, pandangan lain diungkapkan oleh Buboy Fernandez selaku co-trainer dan teman masa kecil Manny Pacquiao.
Buboy Fernandez tidak ingin Manny Pacquiao pensiun dari dunia tinju dengan kekalahan.
Kekalahan ibarat noda dalam karier luar biasa Manny Pacquiao sebagai mantan juara dunia delapan divisi berbeda itu.
“Tidak menyenangkan melihatnya pensiun dari tinju karena kalah,” kata Buboy Fernandez, dilansir dari Boxingscene.
Buboy Fernandez menegaskan Pacman akan mempelajari semua hal dari kekalahannya dari petinju Kuba tersebut.
“Kami telah mempelajari kekalahan itu,” kata Buboy Fernandez.
“Kami tahu apa yang salah dan apa yang harus dilakukan apabila dia memutuskan untuk bertanding lagi,” imbuhnya.
Pensiun dalam kondisi kalah tidak diinginkan Buboy Fernandez. Dia berharap Manny Pacquiao tampil lagi.
Namun, Buboy Fernandez menyadari bahwa saat ini hanya Manny Pacquiao yang bisa menentukan masa depannya sendiri.
“Terserah dia, itu akan menjadi keputusannya,” ucap Buboy Fernandez.
“Dia harus pensiun dengan catatan kemenangan dan menutup karirnya dengan ledakan besar.”
“Hal paling penting baginya adalah memenangi duel terakhir karena tidak tepat jika Anda pensiun setelah kalah. Itu akan sangat menyakitkan,” imbuhnya. ***














