Connect with us

Olahraga

JAKIM 2026 Digelar 13-14 Juni 2026, Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Diterbitkan

pada

JAKIM 2026 Digelar 13-14 Juni 2026, Dongkrak Ekonomi dan Pariwisata

Acara jumpa pers Lomba lari BTN JAKIM 2026 yang akan digelar pada 13-14 Juni di Jakarta. (Foto : Pemprov Jakarta)

FAKTUAL-INDONESIA : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta kembali menggelar ajang lomba lari internasional yaitu BTN Jakarta International Marathon (JAKIM) pada 13–14 Juni 2026 yang  terdiri atas empat kategori lomba, yakni 5K, 10K, half marathon, dan full marathon.

Ajang lari ini diinisiasi Bank Tabungan Negara (BTN) dan diproyeksikan mempercepat transformasi kota sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai destinasi olahraga (sport destination), pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi kota.

Selaku tuan rumah, Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan Jakarta menargetkan mencapai 45 ribu peserta. Sementara pada tahun depan saat Jakarta berusia 500 tahun ditargetkan peserta mencapai 50 ribu orang.

Baca Juga : Wonderful Indonesia Merambah Makau, Langkah Strategis Mempromosikan Wajah Baru Pariwisata Indonesia

“Pemerintah DKI Jakarta menyampaikan terima kasih kepada Bank BTN karena Jakarta International Marathon terus diselenggarakan karena turut menggerakkan ekonomi. Saat ini, ajang ini sudah menjadi kegiatan yang ditunggu banyak orang, bahkan di tingkat internasional,” ujar Gubernur Jakarta, Pramono Anung, di Balai Agung, Balai Kota Jakarta, pada Selasa (14/4/2026).

Ke depan, menurutnya, lomba lari tak hanya sekadar berlari tapi bisa menciptakan kesemarakan, kebahagiaan dan menjadikan Jakarta sebagai sport destination yang bisa dinikmati semua orang.

Advertisement

Dia menegaskan, penyelenggaraan JAKIM turut memberikan dampak ekonomi yang luas (multiplier effect). Kehadiran ribuan pelari dan wisatawan akan mendorong peningkatan di berbagai sektor, seperti perhotelan, kuliner, transportasi, ritel perlengkapan olahraga, hingga UMKM lokal.

Baca Juga : Perkuat Ekonomi Bali, Kemenpar Dorong Transformasi Tata Kelola Akomodasi Pariwisata yang Berkelanjutan

“Penyelenggaraan ini akan memberikan multiplier effect yang signifikan. Hotel-hotel akan terisi, masyarakat datang dari berbagai daerah, dan UMKM bergerak,” ujarnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov  Jakarta akan menyediakan fasilitas transportasi umum gratis bagi peserta dan panitia selama pelaksanaan acara. Kebijakan ini diharapkan mempermudah akses menuju lokasi lomba sekaligus mengurangi kepadatan lalu lintas.

Untuk memastikan kelancaran acara, Pemprov Jakarta mengerahkan dukungan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), mulai dari Dinas Perhubungan, Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik, Satpol PP, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, hingga Dinas Pemuda dan Olahraga.

Baca Juga : Pariwisata Indonesia Melejit, Kunjungan Wisman Tembus 2,35 Juta, Devisa Rp17,2 Triliun di Depan Mata

Sementara itu, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, Nixon L.P. Napitupulu, mengatakan tingginya animo masyarakat terlihat sejak proses pendaftaran dibuka. Jumlah pendaftar bahkan telah melampaui lebih dari 40.000 orang sebelum pendaftaran ditutup.

Advertisement

“Antusiasme masyarakat luar biasa. Bahkan, kami melihat antrean pendaftaran di kantor cabang sudah terjadi sejak malam hari. Ini menunjukkan JAKIM telah menjadi fenomena baru di masyarakat,” ujar dia.

Race Director JAKIM, Satrio, menilai tren olahraga lari di Jakarta terus meningkat dan menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban. Selain sebagai aktivitas fisik, lari juga menjadi sarana efektif untuk mengurangi stres.***

Lanjutkan Membaca