Ekonomi
Menpar Widiyanti Yakin Sinergi antara Pariwisata dan Ekonomi Digital KEK Nongsa Menjadi Kebanggaan Indonesia

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau sejumlah lokasi strategis di KEK Nongsa, Batam, Kepulauan Riau. (Kemenpar)
FAKTUAL INDONESIA: Sinergi antara sektor pariwisata dan ekonomi digital di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Nongsa, Batam, Kepulauan Riau diharapkan dapat menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan, sekaligus menarik minat investor dari dalam dan luar negeri.
Dengan sinergi tersebut, KEK Nongsa diproyeksikan menjadi katalis pertumbuhan ekonomi yang signifikan, menciptakan lapangan kerja baru, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
“Saya meyakini, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, para investor, pelaku usaha, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan KEK Nongsa, kawasan ini akan terus berkembang dan menjadi kebanggaan Indonesia,” kata Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana saat meninjau sejumlah lokasi strategis di KEK Nongsa.
Baca Juga : Ultah ke-74 Presiden Prabowo: Menko Pangan, Mensesneg, Wamenpar dan Anies Sampaikan Doa, dari Kebijaksanaan hingga Keteguhan Hati
Dalam kunjungan tersebut, Menteri Pariwisata Widiyanti didampingi Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad serta jajaran pemerintah daerah meninjau sejumlah titik pengembangan penting, antara lain Infinite Studios yang menjadi pusat pengembangan industri kreatif, serta Apple Academy yang berperan sebagai pusat pengembangan talenta di bidang teknologi dan aplikasi.
Menpar Widiyanti mengawali kunjungan kerja ke Batam, Kamis (16/10/2025), untuk melihat secara langsung perkembangan infrastruktur pariwisata sekaligus pengembangan ekosistem ekonomi digital bertaraf internasional.
“Kunjungan ke KEK Nongsa hari ini merupakan wujud komitmen pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pariwisata, untuk mendukung percepatan investasi, meningkatkan daya saing, serta memperkuat konektivitas Batam sebagai salah satu pintu gerbang utama pariwisata Indonesia,” ujar Widiyanti.
Baca Juga : Bertemu Menpar Widiyanti, Menhub Dudy akan Terus Memperkuat Akses ke Destinasi Wisata
Selain itu, rombongan juga mengunjungi Costaluna, kawasan komersial yang menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di KEK Nongsa, serta Nongsa Point Marina, pintu gerbang wisata bahari yang mampu menampung sekitar 67 yacht dari berbagai negara, termasuk Australia, Amerika Serikat, dan sejumlah negara di Eropa.
Kehadiran marina ini sejalan dengan program unggulan Kementerian Pariwisata, yaitu Pariwisata Naik Kelas, yang salah satu fokusnya adalah pengembangan wisata bahari sebagai kekuatan daya tarik wisata Indonesia.
Baca Juga : Wamenpar Ni Luh Tegaskan Keberhasilan Industri Event Tidak Ditentukan Sengitnya Persaingan tetapi Efektifnya Kolaborasi
KEK Nongsa Batam hadir sebagai kawasan yang mengintegrasikan potensi pariwisata dengan pengembangan ekosistem digital dan industri yang terhubung dengan pasar global. Kawasan ini juga dikembangkan menjadi pusat pendidikan dan pusat data yang diharapkan mampu memperkuat peran Batam dalam rantai ekonomi digital internasional.
Realisasi investasi KEK Nongsa sendiri di tahun 2025 sudah mencapai 95 persen atau sekitar Rp2.709,8 miliar dari target Rp2.835 miliar. Sementara, capaian kumulatif sejak Nongsa ditetapkan sebagai KEK pada 2021 hingga Juni 2025 telah mencapai Rp8,4 triliun. ***














